Jahe Rempah Mbah Jo, Ramuan Kesehatan dari Semarang

Deo Dwi Fajar Hari    •    Sabtu, 05 Sep 2015 18:45 WIB
kuliner nusantara
Jahe Rempah Mbah Jo, Ramuan Kesehatan dari Semarang
Warung Rempah Mbah Jo (Foto: Metrotvnews.com / Deo Dwi Fajar Hari)

Metrotvnews.com, Semarang: Bila anda merasa kurang sehat atau butuh minuman yang segar dan sehat, di Semarang ada kios jamu rempah-rempah yang cukup tenar, yakni Rempah Mbah Jo. 

Mbah Jo, yang bernama asli Tukijo (57), pemilik Warung, warga Gergaji Pelem Mugas Sari Semarang, Jawa Tengah, seperti hampir tak henti melayani pengunjung yang memesan beberapa minuman ramuan jahe rempah ala Mbah Jo.

Di warungnya, pria berambut putih kelahiran Sukoharjo, Jawa Tengah ini menyuguhkan aneka ramuan jahe seperti jahe rempah, jahe kencur, jahe temulawak, jahe jeruk, jahe kunir, kopi jahe dan teh jahe, wedang Uwuh dan minuman berkhasiat lainnya.

Minuman tradisional inipun memiliki manfaat atau khasiat yang beragam untuk menyehatkan tubuh. Jahe rempah yang terdiri dari jahe merah, temulawak, kencur, kunir dan jeruk nipis adalah minuman favorit yang kerap dipesan pengunjung, karena berkhasiat menyingkirkan masuk angin dan rasa pegal-pegal karena kecapekan. 

Selain jahe rempah, di warung Mbah Jo juga ada ramuan jahe jeruk yang berkhasiat menyembuhkan batuk, serta jahe kencur, jahe temulawak dan jahe kunir dengan tambahan bunga rosela kering untuk menurunkan kolesterol dan meningkatkan daya tahan tubuh serta stamina tubuh.

Yang menarik dari penyajiannya, dalam meramu, jahe merah ditumbuk bersama bahan- bahan lainnya yang kemudian diberi gula batu untuk pemanis dan diseduh dengan air panas mendidih dan ditambah ramuan khusus buatan Mbah Jo.

Warung Rempah Mbah Jo yang buka mulai pukul 06:00 pagi hingga 22:00 malam ini selalu ramai dikunjungi pelanggan. Dari kalangan bawah hingga kalangan kelas atas. Dari pelajar, keluarga, komunitas, hingga pejabat. 

Mungkin karena sudah banyak yang membuktikan sendiri khasiat ramuan Mbah Jo, tak heran ramuan Mbah Jo selalu digemari penikmat minuman kesehatan.

Mbah Jo menuturkan, waktu awal kiosnya berdiri, ia hanya menyiapkan beberapa kilogram rempah rempah mentah saja. Kini setiap hari Mbah Jo bisa menyiapkan satu kwintal rembah-rempah mentah untuk dijadikan bahan dasar ramuan kesehatannya.

Menurut salah satu pengunjung saat ditanya Metrotvnews.com, yang sedang menikmati seduhan rempah Mbah Jo, Herman, warga Banyumanik, ia selalu menyempatkan diri ke sini bila merasa kurang enak badan, agar badan kembali segar setelah meminum ramuan rempah Mbah Jo.

"Kalau saya mulai enggak enak badan, ada waktu pasti ke sini. Ya buat hilangkan masuk angin dan badan biar segar setelah minum rempah asli buatan Mbah Jo," ujar Herman.

"Ketimbang banyak minum obat, saya pilih rempah. Sudah asli  menyehatkan pula. Apalagi murah meriah dan tidak menimbulkan efek samping. Saya mending minum jamu, sudah terbukti (manfaatnya)," imbuhnya.

Mbah Jo bercerita kalau warungnya sudah ramai pengunjung sejak lama, "Alhamdulilah ramai, tapi paling ramai jam sore menjelang malam hari, pasti sini penuh."

Lain halnya yang dirasakan salah satu pengunjung, "Saya paling senang ya jahe rempah. Di tubuh hangat, masuk angin dan capek-capek bisa hilang, tidur pulas,” ujar Ngeplin, karyawan swasta pelanggan warung Mbah Jo.

Untuk minuman ramuan jahe di warung Mbah Jo harganya Rp5 ribu per gelas. Untuk camilan, dijajakan gorengan seperti tempe mendoan, tape goreng, mentho yang terbuat dari parutan singkong, kelapa dan kacang tolo. Ada juga pisang rebus atau yang biasa disebut gedang godok.

Berjualan minuman jahe rempah ini sendiri sudah ditekuni Mbah Jo sejak tahun 1985, di mana pengetahuan khasiat dan manfaat dari jahe dan rempah-rempah didapatkan dari kakeknya.

"Khasiat dan manfaat jahe ini dari kakek saya. Turun temurun. Saya berharap tradisi jamu rempah turun temurun ini nanti dapat diteruskan anak cucu saya. Apalagi dengan jualan jamu rempah dapat membantu orang mau sakit enggak jadi sakit, setelah minum jamu rempah ramuan saya," tegasnya.

Setelah hampir 30 tahun berdiri, warung rempah Mbah Jo masih digemari Warga Semarang dan kota besar lainnya. Bagi anda yang penasaran dengan ramuan Mbak Jo, jangan lupa sempatkan diri anda berkunjung ke warungnya bila berkunjung ke Semarang. 



(AWP)