Bhineka Tunggal Ika dalam Paduan Suara

Aulia I. Salam    •    Sabtu, 05 Sep 2015 20:13 WIB
Bhineka Tunggal Ika dalam Paduan Suara

Metrotvnews.com, Jakarta: Pasti kita sudah sering mendengar ungkapan musik adalah bahasa universal. Maksudnya nyanyian dalam bahasa pun dapat dinikmati oleh siapa pun dan dari negara mana pun.

Ini pula yang terlihat dalam final festival paduan suara BPK Penabur II 2015 di Sekolah BPK Penabur, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (5/9/2015), yang diikuti kelompok paduan suara dari berbagai daerah. Salah satu pemenangnya adalah kelompok paduan suara dari Jayapura yang membawakan dua lagu dalam bahasa daerah Papua. 

"Kami senang sekali diberi kesempatan ikut festival ini. Pesertanya dari mana-mana. Bangga bisa menang," ujar Yohanes, anggota paduan suara PAM GKI Maranatha Adipura, Jayapura. 

Yohanes bersama teman-temannya mendapat medali emas. Walau tim juri yang terdiri dari enam pelatih paduan suara kelas dunia dari Indonesia, Filipina, Amerika Serikat, Singapura, Makedonia dan Jepang jelas tidak ada yang paham bahasa daerah Papua, namun aksi panggung PAM GKI Maranatha adalah yang terbaik.

Sedangkan pemenang dalam kategori lagu daerah adalah Inggou Victory Children dari Pematang Siantar, Sumatera Utara. Paduan suara Solagratia Youth Choir yang juga dari Pematang Siantar, keluar sebagai pemenang untuk kelompok pelajar SMA.

Di kelompok paduan suara pelajar SMP pemenangnya adalah Karangturi Choir dari Semarang. Pemenang di kelompok pelajar TK Allegra Choir dari Bogor.

Sementara paduan suara dari Universitas Gunadharma keluar sebagai juara umum. Keunikan ada di kelas lagu rohani nasrani, pemenangnya adalah Swarajingga dari ITB yang sebagian penyanyinya adalah muslimah. 
 
Menurut secretariat corporate BPK Penabur Pramudianto peserta dari latar belakang yang beragam adalah lumrah untuk Indonesia. Justru dengan peserta yang seperti demikian, semakin membuktikan betapa Bhineka Tunggal Ika adalah benar adanya dan musik merupakan bahasa yang universal.

"Ya dengan datangnya para peserta dari daerah dan latar belakang berbeda beda maka sesungguhnya kami sudah melaksanakan amanat Bhineka Tunggal Ika," ujar pria yang akrab disapa Pram tersebut.
 
(LHE)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA