Aku Pasti Pulang, kalau Aku Sudah Jadi Orang Sukses

M Rodhi Aulia    •    Minggu, 06 Sep 2015 01:13 WIB
orang hilang
<i>Aku Pasti Pulang, kalau Aku Sudah Jadi Orang Sukses</i>
Devi---(Foto: Cahyo)

Metrotvnews.com, Jakarta: Seorang Wanita asal Kuantan Singingi, Riau, Devi nekat kabur ke Jakarta untuk mengadukan nasibnya. Devi kabur tanpa pamit dengan orang tuanya siang hari, Minggu 30 Agustus 2015.

Devi, 24, mengaku ingin bekerja sehingga dapat hidup mandiri di Ibu Kota. Devi sengaja tidak pamit lantaran tahu tidak akan direstui orang tuanya. 

"Mak, aku udah sampai Jakarta. Aku mau kerja. Aku mau belajar mandiri. Maaf kalau aku gak pamit, pasti nanti gak diizinin. Aku pasti pulang, kalau aku udah jadi orang sukses," tulis Devi lewat pesan singkat kepada orang tuanya, Minggu malam, 30 Agustus lalu.

Pesan singkat ini disampaikan langsung oleh Diana, 20, adik Devi kepada Metrotvnews.com, Sabtu (5/9/2015) malam. Diana tak menyangka Devi berani kabur dari rumah. Apalagi Devi yang hanya lulusan SMA itu terkenal pendiam dan tertutup.

Diana khawatir dengan tingkah aneh Devi tersebut. Terlebih di Ibu Kota, tidak ada sanak saudara atau kerabatnya. Menurut Diana, selama ini, Devi lebih banyak menghabiskan waktu di rumah membantu orang tua.

Nyaris, Devi tidak pernah keluyuran. Di samping itu, teman-teman Devi juga bertempat tinggal tidak jauh dari rumah. Namun, entah mengapa, Devi nekat kabur ke Jakarta dan setelah mengirimkan SMS, nomor ponsel Devi tak lagi aktif.

Diana mengungkapkan, keluarga sempat mendapatkan kabar Devi dijemput oleh seorang pria tak dikenal, di pasar dekat rumah. Hal itu terjadi sesaat sebelum Devi dinyatakan hilang. "Sekitar jam dua siang, dia keluar rumah. Dan ada tetangga yang melihat dia dijemput di pasar dekat rumah," ujar Diana.

Diana berharap Devi segera pulang ke rumah. Mereka ingin Devi berbicara baik-baik dengan keluarga terkait pilihan hidupnya untuk merantau. "Kami harap, dia pulang dulu supaya bisa ngomong baik-baik dengan keluarga," tukas dia.

Sejak kaburnya Devi dari rumah, orang tua sempat melacak transaksi Anjungan Tunai Mandiri milik Devi. Tercatat, Kamis, 3 September lalu, Devi melakukan penarikan dengan jumlah jutaan rupiah dari ATM Bank BRI, Cabang Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Selasa, 1 September lalu, Ayah Devi, Bejo Puji Santoso tidak puas dengan kabar dari sang anak. Bejo tetap melaporkan ke Polsek Singingi Hilir, Riau, terkait kehilangan anak.


(AZF)