Fitra : Kunjungan Anggota DPR ke AS Bisa Habiskan Lebih dari Rp 10 Miliar

Adhi M Daryono    •    Minggu, 06 Sep 2015 02:09 WIB
Fitra : Kunjungan Anggota DPR ke AS Bisa Habiskan Lebih dari Rp 10 Miliar
Donald Trump bersama Petinggi DPR/Foto:CNN

Metrotvnews.com, Jakarta: Kunjungan anggota DPR ke Amerika Serikat yang dipimpin oleh Ketua DPR Setya Novanto dan wakilnya Fadli Zon dinilai tidak mengasilkan hal yang berguna, dan hanya memboroskan uang negara. 

Apalagi, Sekjen Fitra , Yeny Sucipto menilai selama ini DPR tidak transparan terhadap besaran biaya yang dikeluarkan dari setiap kunjungan kerja anggota DPR ke luar negeri. Padahal, anggaran yang dikelurakan cukup besar dalam kegiatan tersebut.

"Rincian biaya DPR ke Amerika Serikat tidak transparan. Tidak dijelaskan secara transparan ke publik oleh Sekjen DPR. Jika mengacu pada tahun sebelumnya, perjalanan ke London anggaran mencapai hingga mencapai diatas 15 miliar rupiah,"ujar Yeny dalam rilisnya, Sabtu (5/9/2015)

Menurut dia, tidak transparansinya DPR dapat berpotensi timbulnya kemahalan harga (mark up) karena sistem lumsum. Hal memboroskan anggaran apalagi saat dolar naik. "Juga agenda kunjungan ke AS tidak jelas, bahkan foto-foto dengan politikus AS justru membuat rakyat Indonesia malu. Ini bentuk pemborosan keuangan negara. Maka dari itu sepulang dari Amerika, Fitra akan menagih akuntabilitas biaya perjalanan dinas ini,"tambahnya.

Dalam hitungan catatan Fitra, Yenny menambahkan biaya perjalanan anggota DPR ke Amerika Serikat bisa menelan Rp10 Miliar. "Kami menduga, diperkirakan anggaran lebih besar bisa lebih Rp10 M dengan asumsi ada berbagai tunjangan,"jelasnya. 

Fitra telah merinci biaya perjalan anggota DPR dengan asumsi menggunakan biaya terendah, yakni menghabiskan uang negara mencapai Rp 4,6 Miliar dengan rincian biaya pesawat $14,428 (US Dolar) untuk satu kali perjalanan, kemudian uang harian $527 per anggota DPR.

Serta, biaya hotel masing-masing anggota DPR yang ikut sebanyak 9 orang selama 12 hari sebesar $1312,02 per malam. "Asumsi itu dibuat jika berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan 53/PMK.02/2014 Standar Tentang Biaya Masukan 2015 , termasuk biaya tiket, uang saku dan hotel perjalanan Dinas,"jelasnya.

(AZF)

Hakim Tegur Irvanto

Hakim Tegur Irvanto

20 hours Ago

Hakim Yanto menyebut, Irvanto memang berhak membantah keterangan para saksi. Namun demikian, Ir…

BERITA LAINNYA