Ini Lima Poin Hasil Mufakat PAN-Demokrat Dengan KPU Surabaya

Amaluddin    •    Minggu, 06 Sep 2015 03:36 WIB
Ini Lima Poin Hasil Mufakat PAN-Demokrat Dengan KPU Surabaya
Ketua Panwaslu Surabaya, Wahyu Hariyadi saat menunjukan poin kesepakatan--MTVN/Amaluddin

Metrotvnews.com, Surabaya: Gugatan yang dilayangkan oleh partai Demokrat (PD) dan Partai Amanat Nasional (PAN) tentang penetapan pasangan calon wali kota dan calon wakil wali kota Surabaya ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Surabaya, Jawa Timur (Jatim), akhirnya berakhir dengan kesepakatan. Ada lima poin yang disepakati oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Panwaslu bersama dua parpol pemohon yakni Partai Demokrat dan PAN

Kesepakatan ini adalah hasil dari musyawarah mufakat yang dilakukan antara pihak pemohon PAN dan Demokrat yang diwakili oleh masing-masing ketua DPC partai, yakni plt Ketua DPC PD Surabaya Hartoyo dan Ketua DPD PAN Surabaya Surat.

Sementara termohon adalah KPU Surabaya yang diwakili oleh komisioner KPU Purnomo Satrio, Nur Rsamsi, Ghufron, dan ketua KPU Surabaya M Robiyan Arifin. Pertemuan ini dimediasi oleh ketua Panwaslu Surabaya Wahyu Hariadi.

"Ada lima poin hasil kesepakatan menyelesaikan sengketa yang diajukan PAN dan Demokrat," kata Ketua Panwaslu Surabaya, Wahyu Hariyadi, di kantor Bawaslu Jatim, di Surabaya, Sabtu (5/9/2015).

Berikut lima poin hasil kesepakatan termohon dan pemohon soal sengketa pencalonan Pilkada Surabaya 2015:

1. Musyawarah Mufakat menyatakan bahwa Demokrat dan  PAN masih dapat mencalonkan kembali pasangan calon (paslon) pada saat dibuka kembali pendaftaran tahap ke IV.

2. Musyawarah Mufakat menyatakan pasangan calon wali kota Rasiyo, diperbolehkan mencalonkan sebagai calon wali kota saat dibuka pendaftaran kembali oleh KPU Surabaya.

3. Musyawarah Mufakat menyatakan berkas Rasiyo sebagai calon wali kota yang telah diserahkan ke KPU masih tetap bisa digunakan sepanjang tidak kadaluarsa atau melebihi masa yang ditentukan.

4. Musyawarah Mufakat menyatakan bahwa pihak pemohon (PAN-PD, red) telah menerima dokumen sesuai dengan surat 136/kpu-kota-014.329945/VIII/2015 tentang hasil penelitian admisnistrasi keabsahan Rasiyo dan Dhimam Abror Djuraid beserta berkas berita acaranya. (Pemohon tidak akan melakukan gugatan lanjutan).

5. Menyatakan bahwa pemohon (PAN-PD, red) tidak menyerahkan dokumen asli sebagaimana hasil scan waktu diserahkan ke KPU sebelumnya (Pemohon membenarkan bahwa mereka tidak memenuhi persyaratan surat rekomendas asli DPP PAN untuk Rasiyo-Dhimam).
(AZF)