Jokowi Tinjau Penanganan Kebakaran Hutan di Sumsel

Achmad Zulfikar Fazli    •    Minggu, 06 Sep 2015 08:56 WIB
kabut asap
Jokowi Tinjau Penanganan Kebakaran Hutan di Sumsel
Presiden Joko Widodo--Antara/Widodo S Juusf

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo akan meninjau langsung lokasi kebakaran hutan di Banyuasin, Sumatera Selatan. Orang nomor satu di Indonesia ini meminta seluruh pihak dapat saling membantu menghentikan pembakaran hutan yang dilakukan secara ilegal tersebut. 

"Pagi ini saya meninjau langsung penanganan kebakaran hutan di Banyuasin, Sumsel. Semua harus bergerak -Jkw," cuit Jokowi dalam akun resminya @jokowi, Minggu (6/9/2015).

Seperti diketahui, kebakaran hutan ini telah menyebabkan sejumlah wilayah di Sumatera Selatan terdampak kabut asap tebal. Bahkan, kabut asap akibat kebakaran hutan ini juga menyerang daerah Pekanbaru dan sekitarrnya, di Riau.

Selain itu, kejadian kabut asap akibat kebakaran hutan secara ilegal ini juga menyelimuti beberapa provinsi lainnya seperti Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Jambi.

Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin, klaim kabut asap akibat kebakaran hutan ini belum menyebabkan meningkatnya jumlah penderita Ispa ( infeksi saluran pernafasan). Jadwal penerbangan pun masih berjalan normal di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Sumatera Selatan.

"Jadwal penerbangan 9 kloter haji juga berjalan normal, tidak ada yang keluar dari jadwal. Penderita ispa juga tidak bertambah signifikan," kata Alex di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Sabtu 5 Agustus kemarin.

Panglima TNI, Gatot Nurmantyo menyatakan akan membantu pemerintah untuk mengatasi peristiwa kabut asap yang melanda enam provinsi di Sumatera dan Kalimantan. TNI, kata dia, akan mengerahkan helikopter untuk rekayasa cuaca dan water bombing untuk padamkan titik api.

Gatot melanjutkan, TNI juga akan mengerahkan personil yang ada di masing-masing provinsi lokasi kabut asap. Selain itu juga menyiapkan personil cadangan jika alami kekurangan.

"TNI mendukung Helikpoter dan pesawat CN 295 dan Hercules, serta Cesna untuk rekayasa cuaca dan water bombing," kata Gatot.


(AZF)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

5 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA