Kapal TKI Tenggelam di Selat Malaka, Keluarga: Semoga Ada Keajaiban

Agus Josiandi    •    Minggu, 06 Sep 2015 13:24 WIB
kapal tenggelam
Kapal TKI Tenggelam di Selat Malaka, Keluarga: Semoga Ada Keajaiban
Selat Malaka yang membatasi Indonesia, Malaysia, dan Singapura, MI

Metrotvnews.com, Pamekasan: Keluarga menggelar doa bersama terkait kecelakaan kapal mengangkut tenaga kerja Indonesia (TKI) di Perairan Sabak Bernam, Selat Malaka. Mereka berharap anggota kerabat yang menjadi korban dapat ditemukan dalam kondisi selamat.

Suasana duka menaungi rumah kerabat Abdul Hamid di Dusun Seccang, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Doa-doa melantun dari dalam rumah, Minggu 6 September.

Abdul Aziz berharap Hamid dan lima anggota keluarga lain yang menjadi korban segera ditemukan. Hingga berita ini dimuat, Hamid dan kerabat lain masih dinyatakan hilang.

"Kami sekeluarga menggelar istigasah, agar keluarga kami bisa segera ditemukan dan pulang dalam keadaan selamat," harap Aziz, yang tak lain kerabat korban, di rumahnya.

Meski demikian, keluarga pasrah dengan kecelakaan yang menimpa Hamid dan kerabat lainnya. "Semoga ada keajaiban," kata Aziz.

Kecelakaan kapal terjadi pada Kamis 3 September 2015. Kapal memuat puluhan TKI yang berangkat dari Malaysia menuju Indonesia. 

Di tengah perjalanan, tepatnya di Perairan Sabak Bernam, Selangor, Malaysia, kapal tenggelam. Data sementara menyebutkan 24 TKI tewas dalam kejadian tersebut. 

Selain Hamid, 55, lima kerabat lain turut menjadi korban. Satu di antaranya Suna, 50, istri Hamid. Empat lainnya yaitu Punadi, 35 beserta istrinya Hosniyah, 27; serta Imam, 34 dan istrinya Hotimah, 26.


(RRN)