Dosen dan Mantan Karyawan Universitas Siliwangi Tuntut Uang Purnabakti

Kristiadi    •    Minggu, 06 Sep 2015 15:36 WIB
pendidikan
Dosen dan Mantan Karyawan Universitas Siliwangi Tuntut Uang Purnabakti
Ilustrasi uang, Antara

Metrotvnews.com, Tasikmalaya: Ratusan dosen dan mantan karyawan Universitas Negeri Siliwangi (Unsil) menyesalkan pihak yayasan yang belum membayar uang Purnabakti sebesar Rp31 miliar. Padahal mereka telah membuat rekening Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di BPR setempat seperti arahan pihak yayasan.

"Seluruh dosen dan mantan karyawan Universitas Siliwangi dengan jumlah 233 orang itu membuat rekening ATM yang telah diperintahkan oleh Yayasan akan secepatnya dibayarkan sebelum Idul Fitri kemarin, dan nyatanya uang tersebut tidak kunjung dicairkan," ujar Pembantu Rektor I Universitas Negeri Siliwangi Prof Dr Deden Mulyana di Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (6/9/2015).

Deden mengatakan uang Purnabakti yang dimiliki semua dosen dan mantan karyawan tersebut hasil menabung selama kampus belum menjadi Perguruan Tinggi Negeri Tasikmalaya. Mereka mengaku telah menabung selama mengabdi 37 tahun.

"Jadi waktu masih tetap dalam statusnya swasta itu, dosen dan karyawan menabung untuk masa depan dan hasil tersebut menghasilkan dana sebesar Rp37 miliar. Karena selama itu, mereka sepakat telah memotong 6 persen dari gaji pokok yang mereka terima," katanya.

Sementara itu, Aan, mantan karyawan Universitas Siliwangi, mengungkapkan uang hasil menabung selama 30 tahun. Pihak kampus belum membayarnya sejak masih berstatus swasta hingga kini menjadi perguruan tinggi negara. 

"Sebetulnya ini uang hak dosen dan mantan karyawan Unsil yang harus diberikan kepada mereka yang telah mengabdi selama puluhan tahun, karena sejak menjadi PTN tersebut pihak Yayasan sudah sepakat dalam perjanjian di atas materi Rp6.000 akan dibayarkan sebesar Rp31 miliar dari dana keseluruhan Rp37 miliar. Namun uang tersebut belum juga diberikan dan malah membangun kampus Universitas Perjuangan," paparnya.

Aan mengatakan, uang Purnabakti yang dimiliki oleh dosen dan mantan karyawan Unsil rata-rata memiliki dana sebesar Rp120 juta hingga Rp220 juta. Akan tetapi kepemilikan dana itu tergantung pada golongan masing-masing dan masa jabatan selama berada di Unsil.


(RRN)

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

16 hours Ago

KPK akan tetap menghadapi proses persidangan selanjutnya yang masuk dalam tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA