Ekonomi RI Bergejolak, Pemerintah Perlu Turunkan Harga BBM

Suci Sedya Utami    •    Minggu, 06 Sep 2015 18:05 WIB
bbm bersubsidi
 Ekonomi RI Bergejolak, Pemerintah Perlu Turunkan Harga BBM
Ilustrasi. MI/Galih Pradipta

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Komisi VII DPR RI Kardaya Warnina mendesak pemerintah menurunkan harga BBM di tengah gejolak ekonomi yang menimpa Indonesia dan kekhawatiran akan krisis ekonomi.

Dalam dialog energi kita di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Politisi Partai Gerindra ini menilai kondisi memasuki fase krisis, harusnya pemerintah justru memberikan suntikan stimulus kepada dunia usaha agar meringankan beban mereka.

"Dalam situasi krisis ini, rakyat atau Pertamina yang harus diselamatkan? Yang utama ya rakyat. Sebab BBM ini adalah kebutuhan masyarakat," terang Kardaya, Minggu (6/9/2015).

Dengan diturunkannya harga BBM akan membuat harga kebutuhan lainnya pun ikut turun sehingga nantinya diharapkan bisa menggenjot daya beli masyararakat dan berpengaruh sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi.

Pasalnya saat ini harga BBM jenis premium dan solar masih juga bertengger di angka Rp7.300 dan Rp6.900 per liter. Padahal saat ini momennya tepat karena harga minyak dunia juga mengalami pelemahan.

Hal senada juga disampaikan Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sudaryatmo mengatakan, rakyat dipaksa untuk menutupi kerugian Pertamina sehingga harga BBM tetap.

"Mestinya turun, tapi malah tidak turun," ujarnya.


(SAW)