Prajuritnya Dibunuh Militan Kurdi, Presiden Erdogan Bersedih

Willy Haryono    •    Senin, 07 Sep 2015 10:59 WIB
turki
Prajuritnya Dibunuh Militan Kurdi, Presiden Erdogan Bersedih
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam sebuah pidato di Ankara, 11 Juni 2015. (Foto: AFP / ADEM ALTAN)

Metrotvnews.com, Ankara: Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengaku "sangat sedih" atas tewasnya sejumlah prajurit dalam serangan besar yang dilancarkan militan Partai Pekerja Kurdi (PKK) di provinsi Hakkari. 

Militer Turki menolak menyebutkan detail jumlah korban tewas dan luka dalam serangan akhir pekan tersebut. 

"Serangan ranjau itu memang sudah disiapkan mereka. Ada akan pertempuran sengit di sana. Kami sangat sedih," ucap Presiden Erdogan kepada saluran televisi A-Haber, seperti dilansir AFP.

"Kondisi cuaca kurang mendukung. Pertempuran berlangsung dalam kondisi semacam itu," sambung dia, yang menyebut serangan terjadi dalam 'operasi sapu bersih' militan PKK. 

Saking seriusnya serangan tersebut, Perdana Menteri Ahmet Davutoglu membatalkan acara menonton pertandingan sepakbola di Konya dan bertolak balik ke Ankara untuk menggelar rapat darurat. 

PKK disebut telah menyerang dua kendaraan militer di distrik Daglica, Hakkari, dan menewaskan sejumlah prajurit Turki. 

"Dua kendaraan lapis baja rusak parah oleh alat peledak di jalanan," sebut perwakilan militer Turki. 

"Para prajurit kami yang pemberani tewas dan beberapa lainnya terluka akibat ledakan tersebut," sambungnya. 

Skuadron jet F-4 dan F-16 melancarkan serangan balasan terhadap 13 target PKK. "Banyak teroris yang tewas dalam serangan tersebut," lapor kantor berita Anatolia. 


(WIL)