Kualitas Air Rusun Tambora Buruk

Arga sumantri    •    Senin, 07 Sep 2015 11:58 WIB
rusunawa
Kualitas Air Rusun Tambora Buruk
Rusmah susun Tambora. (Foto: MI/Arya)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kualitas air di rumah susun (rusun) Tambora, Jakarta Barat, sangat buruk. Selain terasa payau, air tidak bisa digunakan untuk mandi.
 
Penghuni lantai satu rusun Tambora, Yuyun, 50,  mengeluhkan buruknya kualitas air yang mengalir ke unit yang dia tempati. "Airnya kadang keruh dan gatal-gatal saat dipakai mandi," kata Yuyun di rusun Tambora, Jalan Angke Jaya, keluarahan Angke, Tambora, Jakarta Barat, Senin (7/9/2015).
 
Yuyun mengaku harus membeli air bersih seharga Rp 7.000 untuk memasak. Air itu digunakan untuk kebutuhan masak selama tiga hari. "Untuk minum, memasak, kadang juga untuk mandi. Air galon itu cuma bisa untuk tiga hari," ujar Yuyun mengeluh.
 
Rusun Tambora terletak di Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Rusun yang diresmikan 24 Februari 2015 setelah renovasi pada November 2013 terdiri tiga tower. Masing-masing tower memiliki 16 lantai. Total unit di rusun Tambora mencapai 548.
 
Untuk memudahkan penghuni, di setiap tower dilengkapi dengan lift. Selain itu juga disediakan parkir kendaraan, klinik kesehatan, dan kompleks pertokoan di lantai dua.
 
Dengan fasilitas yang cukup mewah tersebut, Pemprov DKI Jakarta pun menarik biaya perawatan bagi tiap penghuni. Setiap bulan, penghuni rusunawa diwajibkan membayar biaya Rp 450 ribu. Secara keseluruhan ada 549 unit yang tersedia. Tiap unit memiliki luas 30 meter persegi.


(FZN)