Kapolri Minta Anang Proses Semua Kasus Warisan Budi Waseso

Githa Farahdina    •    Senin, 07 Sep 2015 12:43 WIB
budi waseso
Kapolri Minta Anang Proses Semua Kasus Warisan Budi Waseso
Komjen Budi Waseso dan Komjen Anang Iskandar--Metrotvnews.com/Githa Farahdina

Metrotvnews.com, Jakarta: Komjen Anang Iskandar resmi menjabat Kabareskrim Polri menggantikan Komjen Budi Waseso. Kapolri Jenderal Badrodin Haiti berharap agar Kabareskrim baru menyelesaikan semua kasus yang diwariskan Budi Waseso.

"Saya mengharapkan bahwa kasus-kasus yang sudah ditangani Pak Budi Waseso yang lama tetap harus dilakukan penyelesaian. Harus diproses sampai ke pengadilan," tegas Badrodin di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (7/9/2015).

Badrodin yakin Anang bisa menyelesaikan semua kasus, terutama sembilan kasus besar yang dijanjikan Polri. Jenderal bintang empat ini optimistis meski masa aktif bekerja Anang tidak sampai satu tahun sebelum masa pensiun. "Enggak usah satu tahun. Enam bulan juga bisa selesai," tambahnya.

Setidaknya ada dua kasus besar dan kontroversial yang menjadi warisan Budi, yakni kasus PT Pelindo II dan Pertamina Foundation. Dua kasus ini menjadi sorotan publik. Kasus PT Pelindo II bahkan disebut-sebut sebagai pemicu perotasian Budi.

Pagi tadi, Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti melantik Komjen Anang Iskandar menjadi Kepala Bareskrim, menggantikan posisi Komjen Budi Waseso. Budi akan mengisi jabatan yang ditinggalkan Anang: Kepala Badan Narkotika Nasional.

Kabareskrim Anang kemudian menandatangai pakta integritas di depan Kapolri dan anggota lainnya. Dalam upacara hari ini, setidaknya ada puluhan perwira tinggi Polri yang dilantik. Di antaranya Kapolda Kaltim, Kapolda Bali, Kadiv Hubinter Polri, Kapolda Sulawesi Selatan, Kapolda Sumatra Utara, Kapolda Gorontalo, Kapolda Maluku Utara dan Kapolda Sulawesi Tenggara.


(YDH)