Beri Kuliah Umum ke Lemhannas, JK Tekankan Soal Maritim

Suci Sedya Utami    •    Senin, 07 Sep 2015 13:25 WIB
maritime
Beri Kuliah Umum ke Lemhannas, JK Tekankan Soal Maritim
Wakil Presiden Jusuf kalla (JK). MI/ADAM DWI

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden RI Jusuf Kalla memberikan kuliah umum dalam Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XX dan Program Pendidikan Reguler Angkatan LIII 2015 Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhannas) RI.

Dalam paparannya, JK sapaan akrab Kalla menekankan mengenai budaya bahari, dikarenakan Indonesia merupakan negara maritim. Pemerintah Kabinet Kerja saat ini sangat fokus untuk memajukan sektor maritim yang dimiliki Indonesia.

"Budaya bahari memang menjadi bagian yang selalu dibicarakan karena dalam program Pemerintah sekarang ini kita berbicara bagaimana kemajuan Indonesia melalui sektor maritim," kata JK di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (7/9/2015).

Menurut dia, budaya bahari atau maritim selalu menjadi cara berfikir atau cara hidup bangsa Indonesia dalam menjalankan roda perekonomian. Karena negara bahari berbeda dengan negara kontinental seperti Australia, Tiongkok, dan Korea.

"Sifat bahari juga dinamis sekali, tidak berarti semua orang dekat pantai punya kmampuan maritim yang kuat, cara hidup, cara berpikir, tapi tidak dengan cara kemajuannya," ujar dia.

Lebih jauh Ia menambahkan, di dunia ini ada tiga negara berdasarkan kepulauan atau maritim, di mana Indonesia sebagai negara yang terbesar dan disusul oleh  Filipina dan Jepang.

"Kita tahu semua karena negara kepulauan yang besar ini, maka lautnya lebih besar dari daratnya, lautnya 60 persen, memang secara umum potensi kelautan mustinya sangat besar, dibanding dengan Filipina. Kita berbeda, jarak antara pulau berjauhan, beda dengan Jepang, dari kyusu ke hokaido bisa dengan jembatan. Sekarang Kyusu Hokaido ada kereta api. Sedangkan kita tidak. Kita punya posisi yang berbeda, walau pun sama-sama kepulauan," jelasnya.


(SAW)

Kubu Novanto Ajukan Saksi Meringankan

Kubu Novanto Ajukan Saksi Meringankan

21 minutes Ago

Langkah tersebut tercantum dalam ketentuan Pasal 65 KUHAP terkait dengan pemanggilan saksi meri…

BERITA LAINNYA