Jaksa Agung Tegaskan Penggeledahan Victoria Sesuai SOP

Al Abrar    •    Senin, 07 Sep 2015 14:34 WIB
kasus korupsi
Jaksa Agung Tegaskan Penggeledahan Victoria Sesuai SOP
Jaksa Agung HM Prasetyo--MI/Angga Yuniar

Metrotvnews.com, Jakarta: Jaksa Agung H.M. Prasetyo menegaskan penggeledahan di kantor PT Victoria Securities International Corporation (VSI) seusai prosedur. Tak ada yang ditutup-tutupi dari penggeledahan itu.

"Penggeledahan di Victoria dijamain semua dilakukan sesuai SOP(standard operating procedure), tidak ada yang ditutupi. Semuanya transparan," kata Prasetyo saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2015).

Dia menyayangkan tudingan yang mengatakan tim Penyidik Pidana Khusus Kejagung salah alamat. "Katanya tidak ada surat tugas, tidak prosedural, yang terjadi justru sebaliknya, kami diusir dengan kekuatan tertentu," Presetyo menerangkan.

Prasetyo menyilakan sejumlah pihak yang menganggap langkah penyidik Kejagung keliru melayangkan gugatan praperadilan. "Bahkan kita sampaikan yang bersangkutan jika ada kesalahan, silakan gugat ke praperadilan, namun yang dilakukan yang bersangkutan melaporkan ke Polda, lalu ke mana-mana," tutupnya.

Dalam berita acara penggeledahan Satgassus Kejagung, berdasarkan Surat Perintah Penyidikan No: Print-23/F/Fd.1/04/2015 tanggal 7 April 2015 tentang dugaan tindak pidana korupsi penjualan tiga hak tagih/cessie oleh BPPN tahun 2013 kepada VSIC. Penyidik Satgassus PPTPK telah melakukan pemanggilan dan pemeriksaan saksi dari berbagai pihak yakni saksi dari BPPN, debitur, Kementerian Keuangan dan Investor VSIC.

Namun, saksi dari pemilik dan komisaris PT VSI Suzanna Tanojo dan Direktur VSIC Lita Rosela selaku sekaligus sekretaris Suzanna Tanojo, mangkir empat kali tanpa alasan. Sehingga, penyidik memutuskan untuk melakukan penggeledahan.


(YDH)