PKS Imbau Pelaksanaan Pilkada Aman, Demokratis, dan Berintegritas

Kesturi Haryunani    •    Senin, 07 Sep 2015 14:43 WIB
dpr ads
PKS Imbau Pelaksanaan Pilkada Aman, Demokratis, dan Berintegritas
Anggota Komisi II DPR RI Yudi Kotouky -- dok.DPR

Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota Komisi II DPR RI Yudi Kotouky mengimbau penyelenggara Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada), pasangan calon (paslon) dan timsesnya, maupun masyarakat pemilih agar melaksanakan Pilkada serentak secara damai, demokratis, dan berintegritas.

"Pilkada serentak ini rentan terjadi konflik sosial, karena akses kekuasaan yang diperebutkan sangat dekat dengan basis konstituen atau pendukung masing-masing calon," Kata Yudi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (4/9/2015).

Beberapa indikasi potensi konflik, menurut Yudi, terlihat pada tahap pendaftaran. Ketika putusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak serta merta diterima begitu saja oleh pihak yang berkepentingan.

"Sehingga muncul berbagai penolakan, sebagaimana terjadi di Kabupaten Mamuju Utara, Kota Mataram, dan daerah lainnya," tegas Politisi PKS dari daerah pemilihan Papua tersebut.
 
Berdasarkan data Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu), dari 269 daerah, masih terdapat 69 kasus sengketa sejak pendaftaran hingga penetapan pasangan calon. Dari kasus tersebut, 20 kasus sengketa sudah diputuskan, empat kasus sengketa dinyatakan gugur, dan 38 kasus dalam proses musyawarah.

"Dari 20 kasus sengketa yang telah selesai itu bukanlah hasil musyawarah mufakat pihak yang sedang bersengketa, melainkan keputusan pengawas pemilu. Sehingga, keputusan itu bisa saja memicu terjadinya konflik sosial antarpendukung pasangan calon di kemudian hari," terang Yudi.
 
Yudi berharap, 38 kasus Pilkada yang saat ini masih sengketa dapat diselesaikan dengan proses musyawarah. "Jika sengketa itu tidak diselesaikan dengan benar dan adil, maka akan memicu konflik sosial," tutup Yudi.


(NIN)