Slank Bantah Gelar Konser 'Gerakan 30 September Lengserkan DPR'

Anindya Legia Putri    •    Senin, 07 Sep 2015 15:21 WIB
slank
Slank Bantah Gelar Konser 'Gerakan 30 September Lengserkan DPR'
Abdee Slank. (foto:Antara/Rosa Panggabean)

Metrotvnews.con, Jakarta: Beberapa hari ini, media sosial diramaikan oleh sebuah poster bertuliskan 'Gerakan 30 September, Konser 2 Jari SLANK, Lengserkan DPR Karena Gak Becus Urus Negara'. Hal tersebut mendapat banyak kritik dari berbagai pihak dan menjadi ramai diperbincangkan di dunia maya karena dinilai bisa memperkeruh situasi negara saat ini.

Namun, salah satu personel Slank, Abdee Negara dengan tegas membantah adanya konser tersebut.

"Itu hoax, palsu. Kita tidak mengetahui agenda tersebut. Itu hanya orang iseng yang sengaja untuk membuat onar," ungkap Abdee saat dihubungi Metrotvnews.com, Senin (7/9/2015).

Menurut Abdee, ini bukan kali pertama, dirinya, Kaka, Bimbim, Ivanka dan Ridho, dikaitkan dengan isu politik yang sedang berkembang. "Kita juga pernah dimanfaatkan untuk berkampanye, padahal kita juga tidak pernah berbicara apa-apa," papar Abdee.


(Poster konser yang beredar dan membawa nama Slank)

Abdee juga mengungkapkan bahwa Slank, sebagai rakyat, memang selalu menyoroti kinerja DPR. Karena itu merupakan posisi penting, dimana terdapat semua kebijakan yang bisa mempengaruhi rakyat.

Mengenai 'Gerakan 30 September, Konser 3 Jari SLANK, Lengserkan DPR Kraena Gak Becus Urus Negara', Abdee pun menjelaskan bahwa hal tersebut bisa saja terjadi, jika memang tidak ada lagi anggota DPR yang pantas untuk mewakili rakyat.

"Kalau memang terbukti tidak ada lagi anggota DPR yang pantas untuk mewakili rakyat, memang patut dibubarkan. Tapi sekarang tidak ada bukti. Kalau memang ada oknum yang berengsek, pasti kan sudah ditindak langsung oleh hukum dengan dipenjara. Karena saya juga masih percaya, banyak anggota DPR yang bekerja sepenuh hati, bekerja untuk kepentingan rakyat," tandas Abdee.


(LOV)

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

16 hours Ago

KPK akan tetap menghadapi proses persidangan selanjutnya yang masuk dalam tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA