Menko Maritim: Program 35 Ribu MW Membahayakan PLN

Gervin Nathaniel Purba    •    Senin, 07 Sep 2015 15:33 WIB
proyek 35.000 mw
Menko Maritim: Program 35 Ribu MW Membahayakan PLN
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Rizal Ramli. Foto/Panca SyurkaniMI

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Rizal Ramli menilai rencana Pemerintah membangun pembangkit listrik 35 ribu megawatt (mw) tidak realistis.

Menurut Rizal, program tersebut dinilai bisa membahayakan keuangan dari PT PLN. Untuk itu Ia menganjurkan untuk tidak memaksakan program 35 ribu mw.

"Kalau program ini dipaksakan maka membahayakan keuangan PLN, bahkan bisa berujung pada kebangkrutan," ujar Rizal Ramli saat ditemui di Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Jakarta, Senin (7/9/2015).

Setelah melakukan kajian yang matang, diketahui kebutuhan riil listrik pada saat beban puncak sampai 2019 sebesar 74.525 mw. Sedangkan pada 2015, beban puncak mencapai 50.856 mw.

dengan adanya program 35 ribu mw dia memperkirakan akan ada ketersediaan kapasitas pembangkit sebesar 95.586 mw sampai 2019.

"Padahal, kebutuhan sampai 2019 pada beban puncak hanya 74.525 mw. Maka akan ada kapasitas yang idle sebesar 21.331 mw. Sesuai aturan yang ada, PLN harus membeli listrik yang dihasilkan swasta. Inilah yang say maksudkan bisa membuat PLN bangkrut," tutur Menko Maritim itu.

Senada dengan itu, Direktur Utama (Dirut) PLN Sofyan Basyir mengatakan, sesuai ketentuan yang ada, PLN diharuskan membeli 72 persen dari total listrik yang diproduksi swasta. Ketentuan ini berlaku baik untuk listrik yang digunakan PLN maupun tidak digunakan.

Berdasarkan hasil hitungan tersebut, maka ada kewajiban PLN untuk membeli listrik swasta sebesar tidak kurang dari USD10,763 miliar per tahun.


(SAW)

KPK Ambil <i>Medical Record</i> Setya Novanto

KPK Ambil Medical Record Setya Novanto

2 hours Ago

Salah satu staf pimpinan DPR yang kerap mengurus keperluan Novanto mengaku, rombongan KPK berku…

BERITA LAINNYA