Pemerintah Ambil Utang ADB untuk Tutup Kebutuhan Belanja Negara

Husen Miftahudin    •    Senin, 07 Sep 2015 15:59 WIB
utang luar negeri
Pemerintah Ambil Utang ADB untuk Tutup Kebutuhan Belanja Negara
Illustrasi. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengakui, pinjaman yang diberikan oleh Asian Development Bank (ADB) sebanyak USD400 juta bertujuan untuk menutupi kebutuhan belanja negara. Pagu belanja negara dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015 sendiri naik menjadi Rp1.984,1 triliun dari APBN-P tahun sebelumnya yang hanya Rp1.764 triliun.

"Tidak mungkin berbisnis bisa berkembang tanpa utang. Kalau mau pertumbuhan harus ada utang yang dibutuhkan, tapi utangnya untuk apa harus jelas. Di pemerintah juga sama, kita untuk menutupi kebutuhan belanja," tukas Bambang dalam Seminar Daya Tahan Ekonomi Indonesia di Kantor Relawan Merah Putih (RMP), Jalan Cik Di Tiro No 10, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (7/9/2015).

Menurut dia, selama utang digunakan untuk pertumbuhan ekonomi, maka tak ada salahnya jika Pemerintah Indonesia melakukan utang pada ADB. Bambang menuturkan, pemilihan ADB sebagai penyalur kredit kepada Indonesia adalah karena tingkat bunga pinjaman ADB yang tak begitu tinggi.

"Saya rasa selama digunakan untuk produktif itu tidak masalah utang, apalagi kalau utangnya ke Worldbank dan ADB, mereka bunganya rendah," pungkas Bambang.

Seperti diberitakan sebelumnya, Direktur Jenderal ADB untuk Asia Tenggara, James Nugent mengatakan bahwa ADB telah menyetujui pinjaman USD400 juta atau setara Rp5,60 triliun (Rp14.000 per USD)‎ untuk membantu Indonesia memperkuat sektor keuangannya. Termasuk memperluas akses ke layanan keuangan bagi rumah tangga miskin.

‎Sementara itu, Deputy Country Director ADB, Edimon Ginting juga mengatakan, bahwa pinjaman yang sebesar USD400 juta tersebut bertenor 15 tahun. 



(SAW)

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

1 day Ago

Miryam S. Haryani yang menyebut ada pertemuan anggota Komisi III DPR dengan pejabat KPK setingk…

BERITA LAINNYA