Sore Ini Polri Kirim Tim DVI ke Malaysia

Githa Farahdina    •    Senin, 07 Sep 2015 18:03 WIB
kecelakaan kapal
Sore Ini Polri Kirim Tim DVI ke Malaysia
Kadiv DVI Polri Kombes Anton Castilani. Foto: Ant/Ujang Zaelani.

Metrotvnews.com, Jakarta: Polri mengirim Tim Disaster Victim Identification (DVI) ke Malaysia. Tim dikirim untuk membantu mengidentifikasi warga negara Indonesia yang menjadi korban tenggelamnya kapal di Malaysia. Hingga saat ini, pihak kepolisian sudah mengumpulkan data antemortem untuk mengidentifikasi jenazah.

"Sore hari ini Polri akan kirim Tim DVI ke Malaysia. Dua dokter spesialis forensik, satu dokter gigi forensik, satu ahli DNA dan dua ahli sidik jari dari Inafis," kata Kadiv DVI Kombes Anton Castilani di Gedung Humas Polri, Jakarta Selatan, Senin (7/9/2015).

Sejauh ini, terang Anton, operasi SAR Malaysia sudah menemukan 77 korban, 57 di antaranya meninggal dan 20 selamat. Dari total 57 korban meninggal 50 di antaranya sudah berada di darat, sementara 7 lainnya masih dalam perjalanan di kapal.

"(Korban meninggal dunia) 26 laki-laki, 23 perempuan, 1 anak-anak dan 7 belum diketahui karena masih dalam perjalanan di kapal," tambahnya.

Dari 57 korban meninggal, sepuluh jenazah sudah teridentifikasi secara visual. Namun polisi tetap membutuhkan data antemortem dan postmortem karena kondisi korban tenggelam, khususnya di air laut, sedikit berbeda.

Korban kapal tenggelam berasal dari Aceh, Sumatra Utara dan Jawa Timur. Polda masing-masing wilayah sudah membuka pelayanan bagi keluarga korban yang ingin mencari informasi atau memberikan informasi tambahan data kepada petugas.

Untuk wilayah Jatim, keluarga bisa menghubungi dokter gigi Oni di nomor 081381782827 atau 081333016164. Korban juga bisa menggunakan fax di nomor 031 8290278.

Untuk wilayah Sumatera Utara keluarga bisa menghubungi dokter gigi Jauhari 081361053104 atau 061 42079653. Untuk wilayah Aceh, bisa menghubungi Suyoto di nomor 08115466515 atau 0651 41532.

Setelah polisi mengumpulkan info dari pihak keluarga, data akan dikirin ke Malaysia sebagai perbandingan bahan identifikasi jenazah.


(DOR)

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

23 hours Ago

KPK akan tetap menghadapi proses persidangan selanjutnya yang masuk dalam tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA