Polda Jatim Ambil Contoh Darah Keluarga Korban Kapal Malaysia

Agus Josiandi    •    Senin, 07 Sep 2015 23:03 WIB
kapal tenggelam
Polda Jatim Ambil Contoh Darah Keluarga Korban Kapal Malaysia
Petugas memasukkan jenazah ke dalam ambulan untuk dibawa ke kampung halaman korban. Foto: MTVN/Rosyid

Metrotvnews.com, Pamekasan: Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur mengambil contoh ante mortem keluarga korban kapal tenggelam  di Dusun Seccang,  Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Tim DVI mengambil sampel anti mortem untuk dua korban kapal tenggelam yang sampai saat ini masih belum teridentifikasi, yakni Hotimah dan Hosniyah.

Kepala Urusan Kedokteran Forensik Biddokes Polda Jatim, Ahmad Syaiful Ahla mengatakan, sampel ante mortem adalah foto korban dan ciri khusus seperti bekas operasi atau tanda lahir serta sampel rambut.

"Data lain sidik jari yang kita butuhkan dari ijazah atau KTP, sayangnya para korban tak ada yang lulus SD," katanya, Senin (7/9/2015) malam.

Untuk foto-foto korban semasa hidup sudah didapat tim DVI dari keluarga. Tim DVI juga mengambil contoh DNA dengan cara mengambil sampel darah keluarga korban, yakni kakak kandung Hotimah yaitu Marum,  dan ibu kandung Hosniyah yakni Saidah.

"Pengambilan sampel ini kita lakukan untuk membantu tim DVI Malaysia. Ini juga untuk persiapan jika kami dimintai bantuan untuk melengkapi data-data tersebut," katanya.

Kapal yang berisi puluhan TKI dari Malaysia yang hendak pulang ke Indonesia, karam di Perairan Sabak Bernam, Selangor, Malaysia, pada Kamis 3 September. Dikabarkan ada 24 penumpang yang ikut tenggelam dan tewas dalam peristiwa itu.


(UWA)