Mengenal Endometriosis dan Dampaknya Bagi Wanita

Torie Natalova    •    Selasa, 08 Sep 2015 11:47 WIB
kesehatan
Mengenal Endometriosis dan Dampaknya Bagi Wanita
Endometriosis bisa sebabkan nyeri hebat saat haid. (Foto:huffingtonpost)

Metrotvnews.com, Jakarta: Salah satu penyakit yang paling umum diderita wanita adalah endometriosis. Secara sederhana, endometriosis adalah jaringan yang mirip dengan lapisan rahim, dan ditemukan di luar rahim. Jaringan ini dapat ditemukan di seluruh tubuh namun umumnya pada ovarium, lapisan panggung dan di belakang rahim yang meliputi bagian atas vagina.

Endometriosis dapat menyebabkan rasa sakit yang luar biasa saat haid, nyeri di perut bagian bawah, panggul atau punggung bawah serta mengganggu kesuburan pada wanita. Selain itu, endometriosis juga bisa menyebabkan depresi dan kekurangan energi.

Gejala yang dialami setiap wanita dapat bervariasi mulai dari yang parah hingga tidak mengalami gejala sama sekali, sedangkan sisanya mengalami rasa sakit sedikit dan masih bisa diatasi.

Apa penyebab endometriosis?
Sel-sel endometriosis bertindak dengan cara yang sama seperti sel-sel yang melapisi rahim. Mereka tumbuh setiap bulan selama siklus haid dan kemudian berdarah. Hormon estrogen menyebabkan sel menebal untuk menerima telur yang telah dibuahi. Jika telur tidak dibuahi, lapisan akan rusak dan saat itulah haid terjadi.

Sel endometriosis di bagian lain dari tubuh melalui proses yang sama persis, namuun memiliki tempat untuk pergi dan keluar dari tubuh. Inilah yang mengakibatkan rasa sakit, pembengkakan dan masalah kesuburan jika saluran tuba atau indung telur menjadi rusak karenanya.

Penyebab endometriosis tidak diketahui, namun banyak orang telah berteori mengapa penyakit ini bisa muncul. Kesimpulan umumnya adalah bahwa lapisan rahim tidak keluar dari tubuh selama haid dan sebaliknya menempel di organ tubuh seperti panggul.

Pengobatan
Tidak ada obat untuk penyakit ini. Namun, gejalanya dapat dikendalikan yakni dengan obat penghilang rasa sakit atau obat hormon seperti kontrasepsi hormonal yang dapat membantu mengontrol kehidupan yang normal.

Operasi adalah pilihan bagi mereka yang memiliki endometriosis dan berusaha untuk hamil. Ini untuk menghilangkan bercak-bercak jaringan dan biasanya dilakukan untuk kasus yang sudah parah. Hal paling mudah dilakukan adalah mendatangi dokter yang ahli di bidang ini dan diskusikan pengobatan terbaiknya sesuai keinginan dan tubuh Anda.

Kehamilan
Salah satu keluhan paling umum dari penderita endometriosis adalah tidak mampu untuk hamil. Meskipun operasi tidak menjamin bisa hamil, namun menghapus lapisan endometriosis bisa meningkatkan kemungkinan untuk memiliki bayi.

Jika Anda memiliki endometriosis dan berhasil hamil, ini tidak mempengaruhi bayi Anda dan kehamilan justru bisa mengurangi beberapa gejala endometriosis, meskipun mereka bisa kembali lagi pascamelahirkan, setelah menyusui dan ketika haid Anda kembali normal. (Female First)


(LOV)

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

2 hours Ago

KPK kembali memeriksa mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman. Irman diperiksa sebagai saksi un…

BERITA LAINNYA