Brasil Sambut Pengungsi Suriah dengan Tangan Terbuka

Willy Haryono    •    Selasa, 08 Sep 2015 12:55 WIB
imigran gelap
Brasil Sambut Pengungsi Suriah dengan Tangan Terbuka
Presiden Brasil Dilma Rousseff melambaikan tangan ke arah warga dalam perayaan Hari Kemerdekaan Brasil, Senin (7/9/2015). (Foto: AFP / EVARISTO SA)

Metrotvnews.com, Brasilia: Presiden Brasil Dilma Rousseff mengaku akan menyambut pengungsi Suriah dengan 'tangan terbuka' di tengah krisis keimigrasian terburuk sejak berakhirnya Perang Dunia II. 

Dalam sebuah video terkait Hari Kemerdekaan Brasil, Senin (7/9/2015), Rousseff menyebut dirinya berniat "mempertegas kesediaan pemerintah dalam menyambut mereka yang terusir dari tempat tinggalnya dan ingin hidup sejahtera dan berkontribusi untuk Brasil." 

"Terutama di masa-masa sulit seperti ini, di saat krisis seperti ini, kami harus menyambut pengungsi dengan tangan terbuka," tambah dia, seperti dilansir AFP. 

Brasil telah menampung lebih dari 2000 pengungsi Suriah sejak dimulainya perang sipil di negara tersebut pada 2011. Penerimaan ini jauh lebih besar dari negara lainnya di benua Amerika Latin. 

Saat ini, warga Suriah adalah grup pengungsi terbesar di Brasil. Pada 2014, Brasil menerima 1405 pengungsi Suriah. 

Penegasan Brasil terkait pengungsi juga merupakans respon Rousseff terhadap Aylan Kurdi, bocah Suriah yang jasadnya terdampar di pantai Turki.

"Foto anak kecil, Aylan Kurdi, baru berusia tiga tahun, menyentuh hati kita semua dan memberikan tantangan besar bagi dunia internasional," kata Rousseff.


(WIL)