BKPM Identifikasi Minat Investasi dari Italia USD789,5 Juta

Arif Wicaksono    •    Selasa, 08 Sep 2015 13:25 WIB
bkpm
BKPM Identifikasi Minat Investasi dari Italia USD789,5 Juta
Kepala BKPM Franky Sibarani. MI/IPanca

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengidentifikasi minat investasi dari sebelas perusahaan Italia senilai USD789,5 juta. Kepala BKPM Franky Sibarani menjelaskan minat tersebut berasal dari sektor telekomunikasi USD4,5 juta, kelistrikan USD380 juta, industri turbin untuk pembangkit listrik sebesar USD25 juta, industri otobus USD90 juta, sektor perkapalan USD10 juta, dan konstruksi senilai USD280 juta. 

“Minat tersebut dapat dikategorikan serius untuk segera dapat ditindaklanjuti dengan pengajuan izin prinsip ke BKPM. Rata-rata perusahaan tersebut sudah bertemu dengan mitra lokalnya atau sudah menentukan lokasinya. Hal positif lainnya, sebagian produk dari perusahaan Italia tersebut sudah digunakan di Indonesia, dan sekarang mereka berniat untuk menjadikan Indonesia sebagai basis produksi, sehingga dapat mengurangi impor,” ujar Franky menjelaskan hasil pertemuan, melalui keterangan resminya di Jakarta, Selasa (8/9/2015). 

Franky menambahkan, selain menjadikan Indonesia sebagai basis produksi, hal lainnya yang diapresiasi dari investor Italia adalah komitmennya untuk melakukan transfer pengetahuan kepada mitra lokalnya dari Indonesia. Bahkan salah satu investor sektor telekomunikasi, sedang menjajaki kerjasama dengan Universitas-universitas di Indonesia dan melatih 1.000 tenaga kerja lokal yang kemungkinan terserap dalam proyek investasi tersebut. 

“Mereka juga merencanakan untuk mengembangkan di daerah-daerah pariwisata yang terpencil termasuk di Papua. Komitmen tersebut sejalan dengan concern BKPM agar proyek investasi dapat memberikan manfaat terhadap masyarakat, baik terkait penyerapan tenaga kerja maupun pengembangan wilayah,” tambah Franky. 

Komitmen transfer teknologi dan pengetahuan kepada tenaga kerja Indonesia, lanjut Franky, juga disampaikan oleh investor yang berminat untuk menanamkan modalnya di industri galangan kapal. Menurut Franky, dalam pertemuan dengannya, investor tersebut merencanakan menanamkan modal sebesar USD10 juta untuk pembuatan 1.000 kapal pertama. 

Selain kerja sama dalam pembangunan kapal, investor Italia tersebut juga berencana melatih tenaga kerja Indonesia untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan transfer teknologi. 

“Mereka juga menyampaikan minatnya untuk membangun kawasan industri perikanan terpadu. Mereka sudah menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan untuk membangun kawasan industri perikanan yang dimaksud. Tapi, belum dijelaskan lebih lanjut perkembangannya. BKPM akan memfasilitasi agar minat investasi, baik di sektor galangan kapal dan kawasan industri perikanan terpadu tersebut dapat terealisasi,” urai Franky. 



(SAW)

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

2 hours Ago

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) berpendapat hilangnya sejumlah nama politisi yang seb…

BERITA LAINNYA