G20 Sepakat Tak Lakukan Devaluasi Mata Uang

Ade Hapsari Lestarini    •    Selasa, 08 Sep 2015 15:41 WIB
ktt g20
G20 Sepakat Tak Lakukan Devaluasi Mata Uang
Para menteri keuangan dan gubernur bank sentral negara anggota G20 dan Managing Director IMF Christine Lagarde berpose bersama di Ankara, Turki. (AFP PHOTO/ADEM ALTAN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Komunike KTT G20 menyepakati untuk tidak melakukan kebijakan devaluasi mata uang yang kompetitif dan menolak segala bentuk proteksionisme.

Perhelatan yang dihadiri para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral negara G20 sepakat berjanji untuk menahan diri terhadap dua hal tersebut. Demikian seperti dilansir dari laman Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Selasa (8/9/2015).

Adapun dalam pertemuan yang dilakukan di Ankara, Turki, ini ditujukan untuk saling meninjau perkembangan ekonomi yang berkelanjutan, saling tukar pikiran mengenai prospek pertumbuhan, serta update mengenai volatilitas di pasar keuangan dan kondisi ekonomi yang mendasarinya.

Salah satu kesepakatan tersebut adalah kebijakan devaluasi mata uang yang dilakukan oleh Tiongkok baru-baru ini, telah  membuat gejolak dalam pasar keuangan dunia. Negara-negara berkembang diingatkan untuk tidak melakukan langkah serupa untuk melindungi mata uang mereka.

"Kegiatan ekonomi yang lebih kuat di beberapa negara sangat disambut baik, namun di sisi lain pertumbuhan global masih terpuruk," bunyi kesepakatan tersebut.

Para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral berjanji untuk mengambil tindakan tegas untuk menjaga pemulihan ekonomi tetap berada pada trek, dan juga pulih dengan cepat.

"Kami akan terus memantau perkembangan, mengkaji dampak lanjutan dan mengatasi risiko yang muncul, jika diperlukan, untuk menumbuhkan kepercayaan dan stabilitas keuangan," janji para menteri keuangan dan gubernur bank sentral negara anggota G20.


(AHL)

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

6 hours Ago

KPK kembali memeriksa mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman. Irman diperiksa sebagai saksi un…

BERITA LAINNYA