Peternak Lokal Pilih Jual Hewan Kurban Ketimbang ke Rumah Potong

Husen Miftahudin    •    Selasa, 08 Sep 2015 16:40 WIB
idul adhakementan ads
Peternak Lokal Pilih Jual Hewan Kurban Ketimbang ke Rumah Potong
Ilustrasi. FOTO Antara/Zabur Karuru

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Assosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) Asnawi mengakui, peternak lokal lebih memilih menjual hewannya untuk kebutuhan hari raya Idul Adha daripada menjual ke rumah potong hewan (RPH) untuk dijadikan sebagai konsumsi masyarakat sehari-hari. Harga hewan kurban yang menjulang menjelang Idul Adha menjadi faktor utama peternak lokal lebih memilih menjual hewan untuk kurban ketimbang ke RPH.

"Mereka (peternak lokal) lebih melihat pada nilai jual sapi kurban, tidak melihat bobot timbang. Jadi lebih memilih menjual untuk kurban dibandingkan (jual hewan) untuk jagal (RPH)," ujar Asnawi di Kantor Bulog, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (8/9/2015).

Hal inilah yang menyebabkan suplai sapi ke beberapa daerah di Indonesia berkurang dan berimplikasi pada kenaikan harga daging sapi. Padahal, saat ini jumlah sapi yang ada di sejumlah daerah mengalami surplus.

"Saat ini sapi-sapi  lokal dari NTT, NTB, Jawa Timur dan Lampung, sedang mengalami surplus," ungkap Asnawi.

Seperti diberitakan sebelumnya, kebutuhan sapi tertinggi berada di wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) dan Kota Bandung. Wilayah tersebut menguasai lebih dari separuh permintaan sapi nasional. Wilayah ini rentan bergejolak jika pasokan menipis.

Oleh karena itu, tambah dia, pemerintah harus mendata ulang secara detail total populasi sapi yang ada di Indonesia. Ia juga mendesak agar pemerintah memanfaatkan sapi lokal agar mampu penuhi kebutuhan sapi.

"Kami berharap  pemerintah dapat menghitung, menetapakan, dan memanfaatkan sapi-sapi lokal untuk memenuhi sesuai kebutuhan," pungkas Asnawi.
 





(SAW)