Laju Rupiah Ditaksir ke Rp14.272-Rp14.305/USD

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 09 Sep 2015 08:25 WIB
kurs rupiah
Laju Rupiah Ditaksir ke Rp14.272-Rp14.305/USD
Ilustrasi -- FOTO ANTARA/Prasetyo Utomo

Metrotvnews.com, Jakarta: ‎Meski laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu mengalami kenaikan, tapi tampaknya tidak berimbas pada nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD).

"Pelaku pasar pun masih belum melihat adanya sentimen positif yang hinggap pada rupiah. Apalagi laju mata uang Asia masih mengalami pelemahan sehingga tidak memberikan imbas yang baik pada laju rupiah," kata Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada dalam keterangan risetnya yang ‎diterima Metrotvnews.com‎, Rabu (9/9/2015).

Penurunan sejumlah mata uang Asia, kata Reza, dipicu respons negatif pada data-data ekonomi Asia dari Jepang dan Tiongkok yang dirilis turun. Rilis kenaikan neraca perdagangan Jerman justru ditanggapi negatif pada laju euro sehingga memberikan imbas negatif pada rupiah.

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, pasca target support berhasil ditembus, rupiah kemungkinan akan kembali melemah. Dengan kembalinya target support yang berhasil ditembus rupiah, sehingga memunculkan peluang menuju support berikutnya. Jika tidak adanya perlawanan dari sentimen yang dapat membuat kondisi pasar membaik, maka masih ada potensi pelemahan.

"Dengan demikian, terpaksa kami harus kembali menentukan kembali target support," ungkap dia.

Mengamati hal tersebut, investor diminta tetap mencermati sentimen yang akan dirilis, di mana dapat berimbas negatif pada laju rupiah. "Dalam satu hari ini rupiah akan berada di level Rp14.305-14.272 per USD (kurs tengah BI)," tutup Reza.


(AHL)