Pemprov DKI Tak Larang Hewan Kurban Dipotong di Sekolah

LB Ciputri Hutabarat    •    Rabu, 09 Sep 2015 10:59 WIB
idul adha
Pemprov DKI Tak Larang Hewan Kurban Dipotong di Sekolah
Spanduk larangan jual hewan kurban di trotoar. (Foto:MI/Ramdani)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan tidak melarang hewan kurban di potong di lingkungan sekolah. Pemotongan hewan kurban diperbolehkan asal di bawah pengawasan.
 
Kepala Dinas Kelautan‎, Pertanian dan Ketahanan Pangan (DKPKP) Provinsi DKI Jakarta Darjamuni mengatakan, sesuai Instruksi Gubernur DKI Nomor 165 Tahun 2015 tentang Pengendalian, Penampungan, dan Pemotongan Hewan, pemotongan kurban di sekolah diperbolehkan asal di bawah pengawasan. "Boleh, tapi harus di bawah pengawasan," kata Darjamuni di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2015).
 
Meski tidak dilarang, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau hewan kurban dipotong di Rumah Potong Hewan (RPH). Sebab, pemotongan hewan di sekolah berbahaya.
 
"Darah dari hewan kurban itu berbahaya karena dapat menimbulkan penyakit. Belum lagi dampak trauma dan ketakutan bagi anak-anak yang saat itu menyaksikan pemotongan," ujarnya.
 
Pihaknya menyiapkan 650 personel untuk mengawasi proses pemotongan hewan kurban. Ratusan personel tersebut merupakan gabungan dari sejumlah institusi. "650 personel itu terdiri dari 300 personel dari DKPKP, 300 personel dari Institut Pertanian Bogor dan 50 personel dari Persatuan Dokter Hewan Indonesia,” katanya.


(FZN)