KPK Periksa Tiga Saksi Terkait Suap Bupati Banyuasin

Meilikhah    •    Rabu, 09 Sep 2015 11:18 WIB
kasus suap
KPK Periksa Tiga Saksi Terkait Suap Bupati Banyuasin
Gedung KPK (Foto:Yogi Bayu Aji)

Metrotvnews.com, Jakarta: Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap tiga saksi terkait kasus dugaan suap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2014 dan pengesahan APBD 2015 di Kabupaten Musi Banyuasin.
 
"Hari ini kami periksa tiga orang dari pihak swasta, Acang, Yeni dan Herman untuk tersangka Pahri Azhari," kata Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andrianti, di gedung KPK, Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (9/9/2015).
 
Sebelumnya penyidik KPK telah memeriksa sejumlah anggota DPRD Musi Banyuasin untuk dimintai keterangan. Beberapa pimpinan DPRD Musi Banyuasin telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah Ketua DPRD Riamon Iskandar, serta tiga wakil ketua DPRD, Darwin A.H, Islan Hanura, Aidil Fitri.
 
Kasus suap DPRD itu terbongkar dalam operasi tangkap tangan KPK pada Jumat 19 Juni 2015. KPK menciduk anggota DPRD dari Fraksi PDIP Bambang Karyanto, anggota DPRD dari Fraksi Gerinda Adam Munandar, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Syamsudin Fei dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Musi Banyuasin Fasyar.
 
Saat menangkap empat tersangka, penyidik KPK menemukan uang tunai Rp2,5 miliar pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu dalam tas merah yang diduga uang suap untuk anggota DPRD dalam pembahasan RAPBD Musi Banyuasin 2015.


(FZN)