Menkeu Tiongkok akan Reformasi Kebijakan Fiskal Dorong Infrastruktur

Arif Wicaksono    •    Rabu, 09 Sep 2015 13:18 WIB
tiongkok
Menkeu Tiongkok akan Reformasi Kebijakan Fiskal Dorong Infrastruktur
Ilustrasi. REUTERS/STRINGER

Metrotvnews.com, Beijing: Pemerintah Tiongkok akan memperkuat kebijakan fiskal, menggenjot infrastruktur, dan mempercepat reformasi pajak untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. 

Seperti dilansir Bloomberg Rabu (9/9/2015), Kementerian Keuangan Tiongkok akan mempercepat proyek konstruksi utama, dan membawa pendanaan swasta melalui skema Public Private Partnership (PPP), melakukan standardisasi manajemen untuk utang pemerintah dan reformasi pajak. 

Pengambil kebijakan Tiongkok telah menyiapkan rencana untuk memulihkan kondisi ekonomi yang mencapai titik terendahnya selama satu dekade, rencana ini dilakukan dengan kejatuhan 40 persen jumlah saham semenjak pertengahan Juni karena pasar keuangan global yang kisruh.

Data impor Tiongkok yang terkapar pada Agustus meningkatkan kepedulian mengenai kesehatan negara berpendapatan kedua terbesar di dunia tersebut dan kontribusinya terhadap perekonomian global. 

“Kita akan mempercepat implementasi dan melakukan improvisasi kebijakan fiskal dan hal hal yang berkaitan dengan itu, dengan tepat dan mempercepat reformasi untuk menciptakan kestabilan pertumbuhan dan menciptakan perkembangan ekonomi yang sehat,” ujar pernyataan kementerian keuangan Tiongkok. 

The National Development and Reform Commission (NDRC) menyepakati dua proyek kereta api di Kamis dengan nilai hampir mendekati 70 miliar yuan atau USD11 miliar sebagai langkah terakhir untuk mendukung proyek infrastruktur untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Bank sentral Tiongkok atau The People Bank of China (PBOC) telah melakukan pelemahan kebijakan moneter semenjak akhir tahun lalu dengan memangkas suku bunga selama beberapa kali dan memangkas rasio cadangan wajib perbankan.  



(SAW)

2 Politikus Golkar Kirim Karangan Bunga untuk Novanto

2 Politikus Golkar Kirim Karangan Bunga untuk Novanto

55 minutes Ago

Teranyar, karangan bunga datang dari dua politisi Golkar, Bambang Soesatyo dan Muhammad Misbakh…

BERITA LAINNYA