Ini 3 Isi Paket Kebijakan Ekonomi Tahap Pertama Jokowi

Desi Angriani    •    Rabu, 09 Sep 2015 18:37 WIB
paket kebijakan ekonomi
Ini 3 Isi Paket Kebijakan Ekonomi Tahap Pertama Jokowi
Presiden Joko Widodo/Jokowi. FOTO: MI/PANCA SYURKANI

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah menepati janjinya untuk membuat paket kebijakan ekonomi. Hari ini paket kebijakan ekonomi itu diumumkan oleh Presiden Joko Widodo. Jokowi menyebut ini paket kebijakan ekonomi tahap pertama.

Presiden Jokowi mengatakan, paket kebijakan pemerintah disusun bersama Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Paket dimaksudkan untuk menciptakan kondisi ekonomi makro yang kondusif.

"Pertama, mendorong industri nasional melalui deregulasi di birokratisasi serta penegakan hukum dan kepastian usaha," ujar Jokowi Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2015).

Dia menyebutkan, ada 89 peraturan yang dirombak dari 154 peraturan yang masuk ke dalam tim. Perombakan itu bisa menghilangkan duplikasi, dan memangkas peraturan yang tidak relevan yang ujung-ujungnya menghambat daya saing.

"Ada 17 rancangan peraturan pemerintah, dua rancangan instruksi, dan lima aturan lainnya. Selain itu pemerintah juga melakukan penyederhanaan izin dan meningkatkan sinergi serta menggunakan pelayanan berbasis elektronik," tutur Jokowi.

Langkah kedua, jelas Jokowi, ada proyek strategis nasional dengan percepatan pengadaan barang dan jasa, penyederhanaan izin, dan tata ruang. Pemerintah pun akan memperkuat peran kepala daerah untuk mendorong proyek strategis nasional.

Langkah ketiga, meningkatkan investasi di sektor properti. Pemerintah mendorong masyarakat berpenghasilan rendah dengan meningkatkan investasi di bidang properti.

"Saya ingin menekankan bahwa paket ini untuk menggerakan sektor riil kita yang nantinya saya meyakini paket kebijakan ekonomi ini akan memperkuat industri nasional," paparnya.

Jokowi juga menekankan jika paket kebijakan ekonomi ini akan mengembangkan usaha mikro kecil dan menengah, serta koperasi. Itu akan memperlancar perdagangan dan akan membuat pariwisata bergairah, serta membuat kesejahteraan nelayan semakin membaik.

"Pemerintah tidak mungkin bisa bekerja sendirian dan membutuhkan kerja sama dan dukungan. Mari bersatu bergotong royong terhadap melemahnya perekonomian global. Pemerintah tidak sekadar meluncurkan, kami serius berkomitmen melakukan paket kebijakan ini, dan akan memimpin langsung dan agar bisa terwujud dengan baik," kata Jokowi. (abd)


(AHL)