Yasonna Bela Kapolri soal Ketiadaan Anggaran Pemberantasan Korupsi

Damar Iradat    •    Rabu, 09 Sep 2015 20:25 WIB
polri
Yasonna Bela Kapolri soal Ketiadaan Anggaran Pemberantasan Korupsi
Menkumham Yasonna Laoly (kanan) berbincang dengan Menko PMK Puan Maharani saat mengikuti rapat kerja dengan Badan Anggaraan DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (8/9). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A.

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Politik Hukum dan HAM Yasonna Laoly membela Kepala Polisi Republik Indonesia Jendral Badrodin Haiti. Pembelaan tersebut terkait kealpaan Badrodin memasukan anggaran pemberantasan korupsi dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2016.

"Overall pasti ada lah (anggaran pemberantasan korupsi). Kan anggaran penyelidikan itu. Anggaran penyelidikan kan ada, tapi detailnya itu yang tidak disampaikan," terang Yasonna ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2015).

Menurut Politikus PDIP itu, anggaran tersebut memang terbilang kecil bila dibandingkan milik Komisi Pemberantasan Korupsi. Namun, dalam rapat dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR siang tadi, detail tersebut tidak dimasukan.

"Memang kecil sih dibandingkan anggaran untuk KPK dan lain-lain. Tapi ada anggarannya," ucapnya.

Anggota Banggar DPR RI Bambang Soesatyo sempat mempertanyakan penambahan anggaran di Polri yang tak menyentuh dana pemberantasan korupsi. Hal ini ditanyakan Bambang saat rapat kerja lanjutan dengan pemerintah untuk membahas rancangan anggaran dalam APBN 2016.

"Interupsi Pak Ketua, saya mau nanya Kapolri Badroedin Haiti. Kenapa di anggaran 2016 Kapolri tak masukkan anggaran untuk pemberantasan korupsi, di sini tertulis hanya pemberatasan narkoba dan terorisme saja," ucap Bambang.

Sementara, pada Juni lalu, Irjen Pol Tito Karnavian yang saat itu masih menjabat Asisten Kapolri bidang Perencanaan Umum dan Pengembangan (Asrena) menyebut kepolisian hanya menerima 33 persen untuk tunjangan kinerja. Tito percaya, jika tunjangan kinerja bisa naik, kultur kerja di kepolisian bisa berubah. 

Menurut Tito, saat ini banyak yang berebut jabatan untuk mendapat uang yang lebih. Selain itu, ada tunjangan-tunjangan lain yang diminta karena masih kurang untuk kepolisian.


(OGI)

Istri Novanto akan Diperiksa Besok

Istri Novanto akan Diperiksa Besok

27 minutes Ago

Rencananya, Deisti akan diperiksa, besok, Senin, 20 November 2017.

BERITA LAINNYA