Teguh Karya Ikon FFI 2015

Anindya Legia Putri    •    Kamis, 10 Sep 2015 09:20 WIB
ffi (festival film indonesia)
Teguh Karya Ikon FFI 2015
Jumpa pers FFI 2015 (Foto:Metrotvnews.com/Anindya Legia P)

Metrotvnews.com, Jakarta: Festival Film Indonesia (FFI) 2015, mengambil tema Teater dan Film, sekaligus memilih aktor senior mendiang Teguh Karya sebagai ikon.

"Temanya, tribute kepada Teguh Karya karena dia berangkat dari dunia teater dan film. Jadi tema besarnya memberikan penghargaan kepada Teguh Karya yang sudah memberikan begitu banyak hal kepada film nasional Indonesia," ujar Ketua Pelaksana FFI 2105, Olga Lydia, saat ditemui di Jalan Jenderan Sudirman, Jakarta, Rabu (9/9/2015).

Tak hanya itu, Teguh juga dinilai telah banyak berjuang untuk sinema negeri ini.

"Buat aku, dia ini semacam spirit buat orang-orang muda. Itu yang mau kami tularkan. Semangat untuk film tidak boleh berhenti berjuang. Walau pun banyak juga yang menginspirasi, tetapi kan kita tidak bisa memilih semua," papar Lukman Sardi, juri FFI 2015.

Dengan demikian, segala rangkaian acara FFI 2015 akan mengusung tema Teater dan Film. Hal ini karena Teguh lahir dari dunia teater dan film.

Salah satu alasan dipilihnya Teguh Karya karena dia lahir di Banten, yang merupakan tempat berlangsungnya gelaran FFI 2015.

"Banyak orang yang berpendapat bahwa ia adalah legenda film Indonesia, dan kebetulan dia lahir di Pandeglang, Banten. Jadi pas pemilihannya," jelas Olga.

Teguh Karya lahir dengan nama Steve Liem Tjoan Hok, di Pandeglang, Banten, 22 September 1937, dan meninggal di Jakarta pada 11 Desember 2001, pada umur 64 tahun.

Teguh Karya adalah pemimpin teater populer sejak 1986. Dia enam kali memenangkan penghargaan sutradara terbaik FFI.

Film-filmnya melahirkan banyak aktor dan aktris terkemuka Indonesia seperti Slamet Rahardjo, Christine Hakim, dan mendiang Alex Komang.


(ROS)