89 Minimarket di Sleman akan Ditutup Paksa

Patricia Vicka    •    Kamis, 10 Sep 2015 11:25 WIB
minimarket
89 Minimarket di Sleman akan Ditutup Paksa
Minimarket di Jalan Kaliurang Km 7, Sleman, DIY tutup karena masuk zona merah, Kamis (10/9/2015). (Metrotvnews.com/Patricia Vicka)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Sebanyak 89 minimarket di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta terancam ditutup paksa. Toko modern itu melanggar Perda No 18 Tahun 2012 tentang Izin Usaha Pusat Perbelanjaan dan Izin Usaha Toko Modern.

Dalam aturan itu disebutkan jarak minimal minimarket dengan pasar tradisional adalah satu kilometer. Artinya, minimarket yang jaraknya kurang dari satu kilometer dari pasar tradisional, harus segera tutup.

Berdasar data Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Sleman, saat ini ada 180 toko modern beroperasi di Sleman. Dari jumlah tersebut, sebanyak 89 unit toko modern berjarak kurang dari 1 km dari pasar tradisional, sedang 91 unit sisanya berjarak lebih dari 1 km.

Pejabat Bupati Sleman Gatot Saptadi mengaku telah memerintahkan para pemilik minimarket untuk menutup toko sesegera mungkin. Dia memberi batas waktu hingga Desember 2015. Bila membandel, akan ditutup paksa.

Untuk membuktikan ancaman Gatot, Kamis (10/9/2015), Metrotvnews.com mendatangi salah satu minimarket yang masuk zona terlarang. Salah satunya minimarket di Jalan Kaliurang Km 7.

Minimarket tersebut tampak tak beraktivitas. Namun, penghentian aktivitas tersebut tampaknya tak berkaitan dengan ancaman Bupati Gatot. Salah seorang pegawai minimarket, yang tak mau disebutkan namanya, mengatakan alasan penutupan minimarket karena akan direnovasi.

"Mau direnovasi. Diperbesar ke belakang. Tokonya ditutup satu setengah bulan," kata pria gempal di depan minimarket.

Padahal, baru-baru ini, Bupati Gatot sempat memberikan peringatan langsung pada pemilik minimarket di zona merah. Dia meminta pemilik memindahkan lokasi usahanya karena melanggar aturan.

"Bila sampai akhir batas waktu belum ditutup, Pemkab Sleman akan menindak tegas dan melakukan penutupan," ujar Gatot di depan pemilik minimarket, beberapa waktu lalu di kompleks perkantoran Pemkab Sleman, Yogyakarta.


(SAN)