Terjangkit Ebola, Filipina Tunda Ekspor Monyet

   •    Kamis, 10 Sep 2015 16:24 WIB
peristiwa unik
Terjangkit Ebola, Filipina Tunda Ekspor Monyet
Filipina tunda ekspor monyet (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Manila: Filipina telah menghentikan ekspor kera setelah serangan virus Ebola yang menjangkiti 20 monyet. Virus ini menewaskan 11 kera tersebut.

Sebelas monyet Filipina yang berada di kandang, tewas setelah tertular virus ebola yang disebarkan oleh kelelawar. Sembilan kera lainnya masih dalam perawatan.

"Semua ekspor ditangguhkan sementara kami menyelidiki insiden ini," ujar Asisten Direktur Biro Industri Hewan Filipina Simeon Amurao, seperti dikutip AFP, Kamis (10/9/2015).

Filipina adalah salah satu eksportir utama monyet yang dipergunakan dalam penelitian di laboratorium dunia. Sejauh ini telah mengirimkan 300 monyet ke Jepang selama 2015, dan 600 ekor monyet pada 2014 lalu.

"Ini semacam Ebola yang paling berbahaya untuk manusia. Hal ini tak terbatas untuk monyet," kata Menteri Kesehatan Janette Garin.

"Situasi sudah terlanjur terjadi. Sumber yang kemungkinan menjadi penyebab infeksi sudah dilacak," imbuh Garin.

Garin menambahkan 62 pekerja di dua fasilitas pembiakan monyet telah teruji negatif dari infeksi pada Agustus. Pemeriksaan terhadap pekerja itu dilakukan menyusul kematian 10 monyet yang telah menunjukkan gejala Ebola.

10 monyet sedang ditelusuri ke dua pusat pembiakan lain yang dirahasiakan, di mana 10 lain dinyatakan positif virus. Ini adalah kasus pertama Ebola Reston yang menjangkiti monyet Filipina sejak 1997.

Pada 2009 lalu, 6.000 babi di sebuah peternakan di pinggiran utara Manila dibantai setelah mereka dinyatakan positif Ebola Reston. Ebola Reston sangat berbahaya bagi hewan, namun dianggap tidak berakibat fatal terhadap manusia. (Nabila Gita)
 


(FJR)