Pembangunan Kilang untuk Ketahanan Energi Nasional

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 10 Sep 2015 22:07 WIB
pertamina
Pembangunan Kilang untuk Ketahanan Energi Nasional
Ilustrasi kilang minyak. (FOTO: ANTARA/YUDHI MAHATMA)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Pertamina (Persero) menyatakan pembangunan kilang minyak itu untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

Hal ini dikatakan Vice President Communication Pertamina Wianda Pusponegoro terkait dengan pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli yang menyatakan pembangunan kilang seharga USD2,4 miliar bukan suatu hal yang darurat. Seharusnya, yang paling dibutuhkan di tanah air adalah jaringan pipa gas untuk city gas.

"Untuk proyek yang sudah berjalan dan investasi sudah jalan akan kami selesaikan karena tujuannya untuk meningkatkan ketahanan energi dengan penyediaan volume storage yang lebih tinggi," kata Wianda saat dihubungi Metrotvnews.com, Jakarta, Kamis (10/9/2015).

Wianda juga menjelaskan, proyek storage yang sedang menunjukkan peningkatan untuk memperkuat ketahanan energi nasional adalah terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) Tanjung Uban dan TBBM pulau Sambu. Terutama untuk Sambu, perusahaan BUMN ini akan berkompetisi untuk penyediaan BBM bagi kapal-kapal yang melintasi perairan internasional di Selat Malaka.

Lebih lanjut, Wianda juga mengatakan perusahaan pelat merah ini sedang melakukan pembangunan jaringan pipa gas kota sudah dilakukan baik pipa transmisi dan distribusi.

"Seperti pipa transmisi Gas Gresik-Semarang, Muara Karang-Muara Tawar, Porong - Grati. Maupun distribusi gas Belawan - KIM -KEK hingga Kuala Tanjung Sumatera Utara," pungkas dia.

Oleh karena itu, kedua program baik pembangunan kilang dan pembangunan jariang gas kota saat ini memang tengah dilakukan oleh perseroan yang dipimpin Dwi Soetjipto ini.


(AHL)