Gagal jadi Calon Wali Kota Karena Dualisme Golkar

Amaluddin    •    Jumat, 11 Sep 2015 10:17 WIB
pilkada serentak
Gagal jadi Calon Wali Kota Karena Dualisme Golkar
Ilustrasi. (Metrotvnews.com)

Metrotvnews.com, Surabaya: Plt Ketua DPD Golkar Surabaya kubu Agung Laksono (AL), Andi Budi Sulistijanto, membenarkan batalnya pencalonan Syamsul Arifin-Warsito karena belum mendapatkan surat rekomendasi dari DPP Golkar kubu Aburizal Bakrie. Menurut Andi, hal itu disebabkan konflik di tubuh Golkar tak kunjung tuntas.

"Intinya tidak bisa daftar karena tidak adanya rekomendasi dari DPP Golkar kubu Abu Rizal Bakrie (ARB)," kata Andi, dihubungi di Surabaya, Jawa Timur (Jatim), ditulis Jumat (11/9/2015).

Padahal, kata Andi, surat rekomendasi dari gabungan tiga partai politik pengusung seperti PKB, Hanura dan Partai Golkar kubu Agung sudah siap. Bahkan, semua berkas dan dokumen persyaratan juga sudah disiapkan.

Sebagaimana keputusan KPU, kata Andi, Partai Golkar hinga saat ini masih berkonflik, sehingga rekomendasi yang dikeluarkan Golkar harus dari dua kepengurusan yakni Golkar kubu AL dan ARB.

"Saya sudah berusaha surat rekomendasi dari DPP kubu AL, tapi Golkar kubu ARB belum bisa mengeluarkan karena masih ada persoalan prinsip atau teknis yang menyebabkan kubu Golkar ARB tidak keluarkan rekomendasi," katanya.

Ketidaksinkronan ini, menurut Andi, menyebabkan pasangan Syamsul-Warsito yang juga diusung oleh PKB dan Hanura tidak bisa mendaftar. Padahal, kata Andi, pasangan ini punya niat besar sebagai cawali-cawawali Surabaya.
 


(SAN)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

10 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA