Pertamina: Perdebatan Kilang dengan Rizal Ramli Sudah Selesai

Annisa ayu artanti    •    Jumat, 11 Sep 2015 17:09 WIB
pertamina
Pertamina: Perdebatan Kilang dengan Rizal Ramli Sudah Selesai
Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO

Metrotvnews.com, Jakarta: Manajemen PT Pertamina (Persero) menegaskan perdebatan pembangunan kilang antara perusahaan dengan Menko Maritim Rizal Ramli sudah selesai.

Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Ahmad Bambang mengatakan perdebatan mengenai kilang bernilai investasi Rp2,4 miliar itu pun rampung. Perusahaan migas BUMN ini akan memprioritaskan pembangunan kilang dengan menggandeng mitra lain, serta tidak secara tunggal membangun kilang tersebut.

"Gini, perdebatan kemarin Pak Menko Kemaritiman Rizal Ramli sampaikan itu, itu caranya bukan tidak perlu, kita perlu tapi prioritasnya tidak musti bangun sendiri, itu sudah clear," kata Ahmad, di Kantor Pusat Pertamina, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Jumat (11/9/2015).

Ahmad juga mencontohkan, salah satu caranya adalah seperti kerja sama dengan PT Adaro Energy hari ini. Pertamina sebagai penjual minyak ke Adaro. Berangkat dari situ, storage Adaro akan diisi minyak Pertamina.

"Caranya? Sekarang ini kami kalau jadi penjual ke Adaro misalnya, Adaro itu terimanya‎ bayarnya yang dipakai, minyaknya yang ada di Adaro punya Pertamina. Namanya tender head stock atau supplier head stock," jelas dia.

Sebagai informasi, saat rapat dengan Badan Anggaran beberapa hari lalu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengeluarkan pernyataan terkait tentang pembangunan infrastruktur kilang dengan total investasi sebesar Rp2,4 miliar.

Menurut Rizal, pembangunan infrastruktur itu bukan lah termasuk hal yang urgensi. Yang sekarang dibutuhkan Indonesia adalah jaringan pipa gas untuk city gas.


(AHL)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

1 day Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA