MWCNU Jombang Gelar Pertemuan Bahas Penyelamatan AD

Nurul Hidayat    •    Jumat, 11 Sep 2015 17:14 WIB
nahdlatul ulama
MWCNU Jombang Gelar Pertemuan Bahas Penyelamatan AD
Pertemuan MWCNU di Ponpes Tebuireng Jombang, MTVN - Nurul Hidayat

Metrotvnews.com, Jombang: Sejumlah pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menggelar pertemuan di Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng. Pertemuan itu bertujuan membahas dugaan perubahan Anggaran Dasar (AD) yang terjadi dalam Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama (NU) yang dianggap menyelewengkan akidah.

Pengasuh Ponpes Tebuireng Shalahuddin Wahid mengatakan pertemuan itu merupakan bentuk kepedulian terhadap NU. Menurut pria yang akrab disapa Gus Sholah itu, NU butuh penyelamatan. Salah satu inti persoalan adalah penghapusan mukadimah atau pendahuluan di AD.

"Perkara pelaksanaan Muktamar ke 33 NU yang lalu kita kesampingkan dahulu. Yang terpenting adalah penyelamatan akidah NU," ujar Gus Sholah, Jumat (11/9/2015).

Gus Sholah mengatakan upaya itu tampak pada penghilangan ijmak atau kesesuaian pendapat dan qiyas atau persamaan. Padahal, dua hal itu merupakan bagian dari dasar hukum NU.

"Dulu pedoman kita adalah Alquran, hadis, ijmak, dan qiyas. Namun yang terjadi saat ini tinggal dua saja. Ini sama halnya mengubah apa yang sudah didirikan oleh Hadaratus Sheikh Hasyim Asyari dan saya yakin akan ditentang seluruh warga Nahdliyin," katanya.

Dalam pertemuan itu, kata Gus Sholah, MWCNU akan membuat surat pernyataan penolakan perubahan AD. "Besok pagi akan ada giat penandatangan surat pernyataan oleh ratusan pesantren yang ada di Kabupaten Jombang untuk menolak perubahan tersebut," pungkasnya.



(RRN)