ARM Mengaku Disabet Samurai Saat Tagih Utang

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Jumat, 11 Sep 2015 18:26 WIB
penembakan
ARM Mengaku Disabet Samurai Saat Tagih Utang
Barang bukti senapan air softgun milik tersangka ARM di Mapolrestabes Bandung, Jumat (11/9/2015). (Metrotvnews.com/Octavianus Dwi Sutrisno)

Metrotvnews.com, Bandung: Pelaku penembakan air softgun di Kota Bandung, Jawa Barat mengaku terlibat utang piutang dengan korban DN. Keduanya sempat duel, sebelum akhirnya ARM menembak DN yang mengancamnya dengan samurai.

"Bos korban punya utang Rp700 juta kepada teman saya. Saat didatangi, dia (korban) ikut campur masalah ini. Saya refleks nembak saat dia melakukan perlawanan," ungkap tersangka yang mengaku anggota salah satu LSM di Kota Bandung kepada wartawan di Mapolrestabes, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jumat (11/9/2015).

Saat kejadian, ARM mengaku menembak asal-asalan. Dia membawa dua pucuk senapan. "Yang satu macet. Karena saya engga bisa nembak, jadinya ngawur. Dia sempat melawan, bawa samurai nyabet kuping saya," beber tersangka.

ARM mengaku dapat senapan air softgun dari seorang teman di Jakarta seharga Rp1 juta. Awalnya, dia mau iseng-iseng saja. Itu sebabnya, selain tak punya kemampuan menembak, senapan angin ARM tak dilengkapi izin.

Diberitakan sebelumnya, ARM dibekuk jajaran Reskrim Polsek Cicendo di kediamannya Komplek Arcamanik pada hari Senin 7 September 2015 lalu. Kepolisian mengamankan dua pucuk senjata replika jenis air softgun berikut 253 butir peluru, dan satu dus tabung CO2. Satu mobil merk Mercedez Benz warna biru berikut kunci kontak dan STNK asli juga turut diamankan.


(SAN)