Indonesia Hanya Terima Tenaga Asing Handal

Batur Parisi    •    Jumat, 11 Sep 2015 18:45 WIB
tenaga kerja
Indonesia Hanya Terima Tenaga Asing Handal
Ilustrasi. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO

Metrotvnews.com, Serang: Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (BKPMPT) menegaskan tenaga kerja asing (TKA) yang akan bekerja di Provinsi Banten hanyalah yang berkemampuan di atas rata-rata warga Indonesia.

Hal tersebut tertuang karena membeludaknya TKA di Provinsi Banten menimbulkan kekisruhan bagi masyarakatnya. Adapun hanya TKA yang mempunyai keahlian handal saja yang dibutuhkan Indonesia. "Kalau hanya tenaga kerjanya saja, di Indonesia juga banyak, kenapa harus memakai tenaga kerja asing," tegasnya, di Banten, belum lama ini.

Persoalan TKA ke tanah Banten ini, lanjutnya, akan menjadi persoalan serius jika saja warga negara asing (WNA) dibiarkan dengan mudah memasuki Indonesia menjadi tenaga kerja di tanah jawara ini. Padahal, pengangguran di Provinsi Banten saat ini mencapai 480 ribu jiwa, jika TKA hanya mempunyai keahlian yang sama dengan pribumi.

"Investasi yang besar itu harus berkualitas, pertumbuhan ekonomi juga harus meningkat dan penyerapan tenaga kerja pun harus diperbanyak. Bukan hanya menyerap investasi besarnya saja," sebutnya.

Anggota DPR-RI melalui komisi III dan komisi IX sebelumnya meninjau TKA yang bekerja di pabrik semen merah putih yang berlokasi di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Jumlah TKA yang bekerja di perusahaan semen tersebut berjumlah 231 jiwa. Sedangkan di provinsi Banten. Berdasarkan data dari Kakanwil KemenkumHAM per 31 Agustus 2015 terdapat sejumlah 8.957 TKA.

Adapun dari 8.957 jiwa itu, sebanyak 7.138 jiwa pemegang surat izin tinggal sementara (ITAS), 746 jiwa pemegang surat izin tinggal tetap, 505 jiwa pemegang surat izin kunjungan, dan 369 jiwa sebagai pengungsi, serta 199 jiwa sebagai warga binaan (asing).


(AHL)