Hasto Sebut Ada Politisasi PAW 3 Menteri PDIP

Achmad Zulfikar Fazli    •    Jumat, 11 Sep 2015 20:56 WIB
dpr
Hasto Sebut Ada Politisasi PAW 3 Menteri PDIP
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto -- MI/Panca Syurkani

Metrotvnews.com, Jakarta: Hampir kurang lebih 11 bulan DPP PDI Perjuangan tak kunjung lakukan pergantian antarwaktu (PAW) bagi anggota dewannya yang diangkat menjadi menteri. Berbagai tudingan negatif pun bermunculan akibat lambatnya proses PAW Puan Maharani, Tjahjo Kumolo dan Pramono Anung ini.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengklaim tak ada kendala dalam menetapkan PAW. Dia menuding ada pihak-pihak tertentu yang mencoba memanfaatkan situasi PAW ini untuk menyerang partai berlambang banteng ini.

"Kendalanya dari internal kami tidak banyak persoalan. Inikan hanya ada aksi dan reaksi. Ini ada sebuah upaya-upaya untuk mempolitisasi hal ini. Karena muncul persoalan lain dan ini muncul dari bagian dinamika nasional yang memang biasa terjadi," kata Hasto di DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2015).

Menurut dia, DPP PDIP sudah kantongi sejumlah nama yang siap untuk dimajukan sebagai PAW dari ketiga kadernya yang menjadi pembantu presiden di pemerintahan.

"Proses pergantian antarwaktu kami suda mempersiapkan. Baik pengganti dari pak Pramono Anung, pak Tjahjo Kumolo dan mba Puan Maharani," ujar dia.

Hanya PDIP masih melalukan berbagai pertimbangan-pertimbangan agar tidak ada permasalahan hukum di kemudian harinya. Hasto mengatakan, PDI Perjuangan tidak ingin kembali mengulangi kesalahan dengan terburu-buru melakukan PAW, namun yang terjadi malah muncul proses hukum yang berlarut-larut. Sehingga, proses PAW tidak terealisasikan, seperti di NTT.

"Kami menghormati hak dari setiap calon. Sebagai contoh sekali lagi kami menghormati hak dari saudara Darmawan Prasojo karena bagaimanapun juga yang bersangkutan memperoleh suara terbesar (kedua setelah Puan Maharani)," pungkas dia.

Akan tetapi, dia memastikan bahwa lambatnya proses PAW ini tidak akan mengganggu kinerja fraksi PDI Perjuangan di DPR. Sebab, fraksi PDI Perjuangan bekerja secara kolektif kolegial.

"Tapi yang jelas ini tidak mengganggu kinerja fraksi. Karena kerja PDI Perjuangan kan kolektif kolegial. Sehingga perwakilan-perwakilan di setiap komisi yang ada dan selama ini cukup efektif sambil menunggu proses PAW ini berjalan dengan selesai," kata dia.


(SUR)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

6 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA