PDIP Tunjuk Tuti Roosdiono Pengganti Tjahjo di DPR

Achmad Zulfikar Fazli    •    Jumat, 11 Sep 2015 21:20 WIB
dpr
PDIP Tunjuk Tuti Roosdiono Pengganti Tjahjo di DPR
Seniman Tuti N Roosdiono menunggu DPP PDIP proses pergantian antarwaktu (PAW) Tjahjo Kumolo yang tak kunjung selesai -- MI/M Irfan

Metrotvnews.com, Jakarta: Soal sosok yang menjadi pergantian antarwaktu (PAW) bagi Tjahjo Kumolo akhirnya terjawab. DPP PDI Perjuangan telah memutuskan Tuti Nusandari Roosdiono sebagai pengganti mantan Sekjen PDI Perjuangan tersebut.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristianto mengatakan DPP PDIP mempertimbangkan beberapa hal untuk pengganti Tjahjo. Namun, Tuti Roosdiono yang merupakan caleg PDI Perjuangan peraih suara terbanyak kedua setelah Tjahjo Kumolo di dapil Jawa Tengah I akhirnya ditunjuk.

"Akhirnya DPP lebih memilih mereka yang memiliki kapasitas dan kemampuan, yaitu yang memiliki suara terbanyak berikutnya (Tuti Roosdiono-red)," kata Hasto di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2015).

Sementara itu, PAW untuk Puan Maharani dan Pramono Anung belum selesai. DPP masih mempertimbangkan pengganti keduanya. 

Terkait Puan, DPP sudah memiliki satu nama yang menjadi calon kuat yakni Darmawan Prasojo. Namun, DPP masih perlu meminta kesanggupan Darmawan untuk duduk di parlemen menggantikan putri Megawatu Soekarnoputri tersebut. Apalagi, Darmawan merupakan peroleh suara terbanyak kedua setelah Puan di dapil Jawa Tengah V.

"Hanya saja khusus untuk pengganti mbak Puan, kami menunggu saat itu saudara Darmawan Prasojo," imbuh dia.

Sedangkan untuk PAW Pramono Anung, DPP masih dihadapkan dengan dua nama. Suara terbanyak setelah Pramono yang dipegang Erjik Bintoro atau Eva Kusuma Sundari yang lebih berpengalaman.

Namun, Hasto masih belum dapat memastikan kapan PAW ini akan selesai. Menurut dia, masih banyak tahapan untuk menetapkan PAW secara sah.

"Tentu saja ada proses nanti. Ada proses ke KPU, proses ke pimpinan dewan kemudian kepres (Keputusan Presiden)," pungkas dia.


(SUR)

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

6 hours Ago

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) berpendapat hilangnya sejumlah nama politisi yang seb…

BERITA LAINNYA