Adang Sudah Siap Meninggal di Tanah Suci

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Minggu, 13 Sep 2015 22:20 WIB
crane jatuh di arab saudi
Adang Sudah Siap Meninggal di Tanah Suci
Foto: Suasana duka di kediaman almarhum Adang Joppy Lili, di Jalan Babakan H Tamim, Kelurahan Padasuka, Bandung Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat/MTVN_Octavianus Dwi Sutrisno

Metrotvnews.com, Bandung: Asep Joli, saudara kembar Adang Joppi Lili, 58, korban jatuhnya crane di Masjiddil Haram, Mekkah, mengatakan sempat didatangi kakak pertamanya melalui mimpi saat Adang masih di Madinah.

"Kalau firasat tidak ada, namun saya pernah didatangi kakak pertama kami (Adan dan Asep) yang sudah meninggal dunia lebih dulu, lewat mimpi. Dia bilang kami berdua akan terpisah. Saya berpikir di sini mungkin minta doa," kata Asep di rumah duka, Jalan Babakan H Tamim, RT 05/13 Kelurahan Padasuka, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung, Minggu (13/9/2015).

Asep Mengaku terakhir kali bertemu Adang sebelum berangkat menunailkan ibadah haji. Menurutnya, Adang sempat mengatakan pergi ke Mekkah harus siap meninggal.

"Dia (Adang) menjawab saya mah sudah pasrah, sudah saya titipkan kepada Allah anak, harta, dan sebagainya. Saya bilang kami semua berdoa sing lancar sing sehat sing salamet (agar lancar, sehat dan selamat)," katanya.

Masih menurut Asep, saat keberangkatan calon haji di Polda Jabar, Herma Sarimaya, istri Adang, menitipkan anak perempuannya. "Istrinya bilang, Mang, titip Dinda ya," ujarnya.

Dirinya menegaskan, setelah mendapatkan kabar yang belum pasti mengenai meninggalnya kakak kembarnya tersebut, keluarga panik dan cemas di rumah duka.

"Setelah menunaikan salat subuh, saya datang ke rumah duka. Yoga (anak pertama Adang) menerima telepon tiba-tiba menangis. Di situ saya curiga dan akhirnya mengetahui beliau telah meninggal dunia," tutur Asep.

Asep menerangkan, Adang baru pertama kali menjalankan ibadah haji ke Tanah Suci. Semasa hidup, kakak kembarnya tersebut aktif dalam berbagai kepengurusan organisasi. "Dia aktif berorganisasi. Kalau ada apa-apa cepat gerak memberikan bantuan," ujarnya.

Adang Joppy Lili merupakan calon haji asal Indonesia ketujuh yang meninggal akibat tragedi crane. Hingga berita ini dimuat, tragedi itu menewaskan tujuh WNI yang berangkat haji.


(UWA)