Golkar Dinilai Lebih Cocok Jadi Mitra Pemerintah

Anggitondi Martaon    •    Senin, 14 Sep 2015 12:09 WIB
golkar
Golkar Dinilai Lebih Cocok Jadi Mitra Pemerintah
Ilustrasi--Antara/Rosa Pangabean

Metrotvnews.com, Jakarta: Partai Golkar dinilai tak cocok berada di luar pemerintahan. Menurut politikus Partai Golkar, Mahyudin, partai berlambang pohong beringin itu lebih cocok sebagai partner pemerintah dalam membangun bangsa.

"Kalau saya mungkin lebih cenderung bukan menjadi penyeimbang‎, jadi mitra pemerintah. Karena dengan berada di pemerintahan kita bisa lebih banyak berkarya bagi negeri ini, menyumbangkan tenaga dan pikiran untuk membangun bangsa," kata Mahyudin saat ditemui di gedung Nusantara III komplek Parlemen, Senayan, Senin (14/9/2015).

Menurutnya dengan bergabung dengan pemerintah juga salah satu strategi yang dapat dilakukan agar bisa memenangkan Pemilu tahun 2019 nanti. "Ya kita tidak bicara meninggalkan KMP atau tidak, bisa tetap berkoalisi di KMP, tapi bisa seperti yang ditunjukan pak Zul (PAN). Saya kira masuk akal karena semua orang menginginkan partainya menang di pemilu akan datang," ungkapnya.

Golkar berencana mengadakan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub). Munaslub dilaksanakan sebelum Pilkada serentak mendatang. Siapa pun yang terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) akan menentukan kebijakan partai apakah akan tetap berada di dalam Koalisi Merah Putih (KMP) atau mendukung pemerintah.

"Nah Golkar sendiri tergantung nahkodanya juga. Sekarang aja kalau ARB lebih condong ke KMP, kalau Agung lebih condong ke pemerintah. Nah nanti siapa yang akan terpilih siapa yang jadi ketum memberikan arah kearah mana Golkar akan berjalan, mendukung pemerintah atau berada diluar pemerintah," paparnya.


(YDH)