Usai Makan Korban, Polisi Tutup Gua di Gunungkidul

Ahmad Mustaqim    •    Senin, 14 Sep 2015 13:13 WIB
meninggal dunia
Usai Makan Korban, Polisi Tutup Gua di Gunungkidul
Mulut goa di Seropan, Bejiharjo, Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, DIY ditutup setelah seorang warga tewas tertimpa batu berdiameter 80 centimeter. (Foto: Istimewa)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Gua di Bejiharjo ditutup oleh petugas Polsek Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, DIY. Penutupan dilakukan setelah Senin (14/9/2015) pagi tadi, seorang warga setempat meninggal tertimpa batu berdiameter 80 centimeter.

"Kami sengaja menutup gua dengan batas waktu yang belum ditentukan, dan untuk melakukan penyidikan," kata Kepala Polsek Karangmojo, AKP Iriyanto di Gunungkidul.

Menurutnya, penutupan tersebut juga untuk mengantisipasi agar tidak kembali memakan korban. "Kami juga masih melakukan pemeriksaan terkait kronologis kejadian yang memakan korban pagi tadi," jelasnya.

Sebelumnya, Joparto, warga Seropan, Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul, tewas tertimpa reruntuhan batu. Sebelum tewas, lelaki 70 tahun tersebut sengaja masuk gua bersama lima orang rekannya, yakni Kasno, Budarmi, Kemi, Eko Rudianto, dan Bambang, karena ingin membuka lokasi wisata baru.

Eko mengaku tak menduga batuan di gua akan runtuh. Menurutnya, pada pagi hari, ia bersama dengan korban membersihkan bagian dalam gua. Tindakan bersih-bersih itu dilakukan, salah satunya, untuk menahan batu dengan diameter kurang lebih 80 centimeter.

"Tiba-tiba batunya runtuh. Kejadiannya cepat," kata Eko ketika dikonfirmasi.

Setelah satu jam evakuasi, akhirnya jasad korban bisa diambil. Korban kemudian segera dibawa ke RS Panti Rahayu, Kelor, Karangmojo, Gunungkidul. Saat ini, korban telah dipulangkan untuk dikebumikan di TPU setempat.


(SAN)