Johny Plate: Korupsi Mobile Crane Pelindo II Hanya Kasus Kecil

Kesturi Haryunani    •    Senin, 14 Sep 2015 14:07 WIB
dpr ads
Johny Plate: Korupsi <i>Mobile Crane</i> Pelindo II Hanya Kasus Kecil
Foto: ANT/Rosa Panggabean

Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota DPR Johny G. Plate memaparkan bahwa perekonomian suatu negara bisa diukur dari pelabuhannya. Pelabuhan Tanjung Priok, otorisasinya dimiliki Pelindo II, tercatat sebagai pelabuhan utama di Indonesia.

“Coba tanya transaksi importasi dan eksportasi di Pelindo II, itu hampir sama dengan neraca perdagangan negara kita,” ungkap Johny di Jakarta, Kamis (10/9/2015).

Menurut legislator asal Nusa Tenggara Timur ini, jika ingin mengungkap kasus-kasus di Pelindo II, maka harus mencakup ruang lingkup lebih luas. Dalam lingkup yang luas, Panitia Khusus (Pansus) Pelindo II akan mengkaji dwelling time, importasi dan eksportasi, yang semuanya terkait dengan neraca transaksi perdagangan dalam negeri.

"Dengan skema itu, akan terlihat juga berbagai hambatan yang memengaruhi iklim perekonomian kita. Karena cakupannya sangat luas, maka persoalan Pelindo II juga akan melibatkan Komisi V (perhubungan), Komisi VI (BUMN), dan khususnya Komisi XI (Penerimaan Negara)," tutur Johny.

Wakil Ketua Fraksi NasDem DPR ini menegaskan, pembentukan pansus harus terkait dengan upaya perbaikan ekonomi nasional. Kalau pansus dibentuk hanya untuk menyikapi kasus-kasus kecil, itu hanya akan buang-buang waktu saja.

"Persoalan korupsi mobile crane yang berhembus seiring wacana pembentukan Pansus Pelindo II hanyalah kasus kecil yang kurang signifikan," kata Johny.

Terkait sikap faksinya, Johny menjelaskan bahwa Fraksi NasDem akan meneliti kasusnya terlebih dulu. Dia sependapat kasus itu harus dibuka, tapi tidak setiap kasus hukum harus dibarengi dengan pembentukan pansus.

“Kalau kasus kecil, serahkan saja ke lembaga-lembaga terkait,” tutup mantan direktur Air Asia ini.


(NIN)

Miryam: Sejak Awal Saya Kecewa

Miryam: Sejak Awal Saya Kecewa

23 minutes Ago

Miryam mengaku mendapat tekanan selama menjalani pemeriksaan di KPK dan menyesalkan sikap jaksa…

BERITA LAINNYA