Keraton Yogyakarta Tagih Janji Pihak yang Sengketakan Lahan

Patricia Vicka    •    Senin, 14 Sep 2015 16:03 WIB
sengketa lahan
Keraton Yogyakarta Tagih Janji Pihak yang Sengketakan Lahan
Lokasi dagangan PKL yang digugat Rp1,2 miliar, di Jl Brigjen Katamso, Yogyakarta. (Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Permasalahan lahan milik keraton (sultan ground) di Jalan Brigjen Katamso, Gondomanan, antara pengusaha Eka Aryawan dengan lima Pedagang Kaki Lima (PKL) mengusik pihak Keraton Yogyakarta.

Kuasa hukum keraton, Achil Suyanto mengatakan pihaknya akan memanggil pemilik surat kekancingan yakni Eka Aryawan untuk menjelaskan duduk perkara.

"Kami akan memanggil Eka Aryawan untuk meminta klarifikasi. Tidak boleh diwakilkan oleh kuasa hukumnya. Kemungkinan juga akan memanggil kelima PKL tersebut," kata Achil di Keraton Yogyakarta, Senin (14/9/2015).

Pihak keraton juga akan menagih kesepakatan yang pernah dibuat seluruh pihak. Pasalnya, di tahun 2013 pernah ada kesepakatan bersama antara Eka Ariyawan dan para PKL terkait penentuan lahan di tanah yang kini disengketakan.

"Kami tidak ingin masalah ini berkepanjangan. Kami akan minta kesepakatan. Dulu dia berjanji akan membantu menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan," tegasnya.

Berkaca dari kejadian ini, ke depannya pihak keraton akan lebih berhati-hati dalam memberikan surat kekancingan.

Ditemui di tempat terpisah, kuasa hukum Eka Aryawan, Oncan Perba mengatakan kliennya punya hak atas tanah yang ditempati lima PKL. Langkah yang ditempuh kliennya adalah langkah paling manusiawi.

Permasalahan sengketa lahan bermula dari seorang pengusaha bernama Eka Aryawan yang menggugat lima PKL di Jalan Brigjen Katamso sebesar Rp1,2 Miliar. Eka yang memiliki surat kuasa pemakaian lahan keraton (kekancingan, sultan ground) merasa kelima PKL sudah memakai tanah kekancingan miliknya tanpa izin dan mengganggu aktivitas usahanya.


(SAN)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

17 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA