Pemerintah Harus Pangkas Impor untuk Swasembada Sapi

Suci Sedya Utami    •    Senin, 14 Sep 2015 16:34 WIB
impor sapi
Pemerintah Harus Pangkas Impor untuk Swasembada Sapi
illustrasi. MI/Bary Fathahilah

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Presiden Joko Widodo berkomitmen untuk swasembada pangan terutama sapi selama masa pemerintahan lima tahun atau hingga 2019.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Syarkawi Rauf menilai  Pemerintah Indonesia harus mengurangi impor untuk mencapai swasembada sapi. Hal ini karena pada 2009 pemerintah mengimpor 60 persen untuk kebutuhan daging.

“Pada 2014 lalu, Pemerintah ingin swasembada. Untuk mencapai swasembada, pemerintah harus menurunkan impor sapi 50 persen dalam lima tahun.Artinya setiap tahun berkurang 10 persen," ujar Rauf di kantor Wapres, Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (14/9/2015).

Dia memperingatkan ada tantangan dalam mengurangi kuota impor.  Rauf mengatakan hal ini berdampak pada kelangkaan daging di pasar seperti yang terjadi beberapa bulan sebelumnya, karena pengurangan impor tidak diimbangi dengan penambahan kapasitas sapi lokal.

"Karena swasembada kan impor dikurangi, dan ini enggak diimbangi dengan produksi sapi lokal ya pasti sapi langka," pungkasnya.


(SAW)