Kemenko Perekonomian Kebut Percepatan Penuntasan Paket Kebijakan Ekonomi

Eko Nordiansyah    •    Senin, 14 Sep 2015 17:58 WIB
paket kebijakan ekonomi
Kemenko Perekonomian Kebut Percepatan Penuntasan Paket Kebijakan Ekonomi
Gedung Kemenko Perekonomian (Foto: Dokumentasi Setkab)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian terus melakukan rapat koordinasi (rakor) dengan berbagai kementerian dan lembaga guna mempercepat pembahasan dan penuntasan paket kebijakan ekonomi.

Deputi Bidang Perniagaan dan Industri Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Edy Putra Irawady menjelaskan, salah satu pembahasan yang dilakukan adalah mengenai Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Perubahan atas Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 32 Tahun 2009 tentang Tempat Penimbunan Berikat.

"RPP perubahan atas PP 32/2009 mengenai tempat penimbunan berikat ini sudah hampir selesai. Tinggal dibawa ke Kemenkumham dan diparaf menteri," tutur Edy, ditemui di Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (14/9/2015).

Sementara itu, RPP Perubahan atas PP Nomor 24 tentang Kawasan Industri masih harus melalui beberapa pembahasan ulang, khususnya pembahasan teknis. Sebab, tujuan perubahan PP tersebut adalah mampu menarik investasi.

"Salah satunya mencegah harga lahan di kawasan industri untuk tidak dijadikan ajang spekulasi. Legal draftingnya akan disusun sesegera mungkin," tambah Direktur Jenderal Pengembangan Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian Imam Haryono.

Selain itu, Kantor Menko Perekonomian yang juga merupakan posko penuntasan paket kebijakan ekonomi akan menyelenggarakan berbagai rakor secara paralel. Di antaranya, RPP Perubahan atas PP Nomor 23 tahun 2010 tentang Pelaksanaan Pertambangan Mineral dan Batubara serta Rancangan Perubahan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Bahan Bakar Gas (BBG) untuk nelayan.


(ABD)

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

1 day Ago

Miryam S. Haryani yang menyebut ada pertemuan anggota Komisi III DPR dengan pejabat KPK setingk…

BERITA LAINNYA