Perhapi Ajukan Enam Usulan RUU Migas

Annisa ayu artanti    •    Senin, 14 Sep 2015 18:50 WIB
minerba
Perhapi Ajukan Enam Usulan RUU Migas
ilustrasi. AFP/ADEK BERRY

Metrotvnews.com, Jakarta: Perhimpunan Ahli Pertambangan (Perhapi) menyatakan enam usulan terkait dengan Rancangan Undang-Undang Mineral dan Batubara (RUU Minerba) kepada DPR.

Ketua pelaksana RUU Minerba Perhapi Eva Armila mengatakan, usulan yang pertama untuk melengkapi Undang-Undang no 23 Tahun 2014 yang tidak realistis dengan situasi saat ini.

"Karena Undang-Undang 23 ini harus segera disesuaikan, karena sudah tidak realistis," ungkap Evi dalam diskusi di acara KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Senin (14/9/2015).

Kedua, Eva menyebutkan terkait tentang aturan yang jelas untuk perizinan antara pemerintah dan pelaku usaha yakni kesetaraan usaha pertambangan.

"Yang kedua, perlu adanya kesetaraan usaha pertambangan. Sehingga para pelaku usaha tambang bisa melakukan kerjasama dengan Badan Usaha Khusus," sebut dia.

Ketiga, terkait tentang pengelolaan jenis tambang. Menurutnya, pengelolaan jenis tambang harus disinkronkan dengan pembangunan jangka panjang nasional. Sehingga, semua bahan tambang yang berkaitan dengan ketahanan negara harus disediakan dari dalam negeri. Nantinya, ini akan menimbulkan kemakmuran.

Kemudian, keempat, terkait pengelolaan dan pemurnian barang tambang yang harus tetap dipertahankan.

"Agar aturan ini, bisa diperbaiki isinya dengan diberi standar tertentu," ujar dia.

Kelima, Ia juga mengatakan UU Minerba yang baru harus memuat aturan terkait pemanfaatan usaha tambang agar berguna untuk masyarakat sekitar dan daerah. Lalu yang keenam, tumpang tindih penggunaan lahan garapan juga menjadi usulan.

“Agar ada aturan yang jelas mengenai hal ini," pungkas dia.



(SAW)

Miryam Akui Mengarang Isi BAP Perkara KTP-el

Miryam Akui Mengarang Isi BAP Perkara KTP-el

8 hours Ago

Politikus Hanura Miryam S Haryani mengaku mencabut seluruh isi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) d…

BERITA LAINNYA